Kamar Apartemen di Surabaya Dijadikan Tempat Produksi Ganja Sintetis

Jumat, 7 Februari 2020 14:36 Reporter : Erwin Yohanes
Kamar Apartemen di Surabaya Dijadikan Tempat Produksi Ganja Sintetis Penggerebekan pabrik rumahan ganja sintetis di Surabaya. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi menggerebek sebuah kamar apartemen High Point di Kawasan Siwalankerto Timur, Surabaya. Kamar tersebut digunakan sebagai industri rumahan ganja sintetis.

Wadir Reskoba Polda Jatim AKBP Nasriadi mengatakan, penggerebekan dilakukan oleh Subdit I Narkoba Polda Metro Jaya di-backup Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya. Penggerebekan tersebut merupakan rangkaian dari penanganan kasus yang ditangani Ditreskoba Polda Metro.

"Benar (penggerebekan), dilakukan oleh Polda Metro dan di-backup oleh Polda Jatim," kata Nasriadi kepada wartawan, Jumat (7/2).

Dia menambahkan, dari penggerebekan ini polisi mengamankan empat orang. Mereka adalah AS (30), WB (24), dan BT (30), ketiganya warga Sidoarjo serta RO (18), asal Kalianak Surabaya.

Dari penangkapan awal yang ditangani Polda Metro Jaya, berhasil mengamankan tujuh tersangka dan menyita 25 kilogram ganja sintetis.

"Tempat ini sebagai tempat produksi. Barang yang sudah jadi dan dikemas apik, kemudian dikirim ke berbagai daerah termasuk di antaranya di Jakarta beberapa waktu lalu," tegasnya.

Selain mengamankan empat tersangka, dalam penggerebekan tersebut polisi juga menyita barang bukti berupa lima kilogram ganja sintetis kering siap edar, beberapa alat peracik, timbangan digital dan sprayer yang diduga digunakan pelaku untuk meracik.

Lalu, bagaimana efek dari ganja sintetis ini, ia mengaku efeknya lebih kuat dari ganja sebenarnya. Sebab, ganja sintetis tersebut diramu dengan menggunakan obat-obatan kimiawi yang juga cukup berbahaya bagi kesehatan manusia.

"Yang jelas efeknya sangat kuat. Dan ganja sintetis ini cukup berbahaya karena dicampur dengan berbagai obat-obatan," tandasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Ganja
  2. Kasus Narkoba
  3. Surabaya
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini