Kaltim Kaya Migas, Mestinya Mampu Penuhi Kebutuhan Gas Rumah Tangga

Senin, 18 Februari 2019 09:34 Reporter : Saud Rosadi
Kaltim Kaya Migas, Mestinya Mampu Penuhi Kebutuhan Gas Rumah Tangga Kunjungan kerja Kepala BPH Migas ke PT Badak NGL. ©handout/BPH Migas

Merdeka.com - Provinsi Kalimantan Timur sebagai daerah penghasil minyak dan gas bumi, jadi penyumbang devisa terbesar kedua setelah Riau. Mestinya, bisa memenuhi kebutuhan gas rumah tangga.

"Semua rumah tangga di Kaltim tidak perlu lagi beli gas, cukup buka keran, tinggal gas mengalir," kata Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi, saat tampil sebagai keynote speaker dalam sebuah diskusi publik, di Hotel Aston Samarinda, Jalan Pangeran Diponegoro, Minggu (17/2) malam.

Hadi menerangkan, keinginan dia itu, sudah dia sampaikan saat bertemu Menteri ESDM Ignasius Jonan, dalam kunjungan kerja di kota Bontang, Kalimantan Timur.

"Pak Menteri menyampaikan, akan ada 100.000 sambungan gas rumah tangga direalisasikan di tahun 2020. Itu jumlah tidak sedikit," ujar Hadi.

Dijelaskan Hadi, isu pemerataan pembangunan di Indonesia, khususnya di Kalimantan dan terlebih lagi di Kalimantan Timur, memang menjadi isu pokok yang mesti terus dibahas serius.

"Pembangunan kedepan dari pemerintahan mesti lebih memeratakan lagi pembangunan di daerah," ungkap Hadi.

Masih dikatakan Hadi, kedepan, Presiden yang terpilih dari hasil Pemilu 17 April 2019, hendaknya lebih memerhatikan pembangunan di Kalimantan. "Siapapun nanti Presiden yang terpilih, diharapkan bisa lebih memerhatikan Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur," demikian Hadi.

Diskusi Publik yang digelar Minggu (17/2) malam, bersamaan dengan nobar debat Capres, yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta. Kegiatan itu juga dihadiri tim pemenangan Capres nomor urut 1 Joko Widodo- Ma'ruf Amin dan juga Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini