Kaldera Tengger Bromo Bebas Kendaraan Bermotor Wulan Kapitu Dilaksanakan Tiga Hari

Kamis, 7 Januari 2021 09:01 Reporter : Darmadi Sasongko
Kaldera Tengger Bromo Bebas Kendaraan Bermotor Wulan Kapitu Dilaksanakan Tiga Hari Bromo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kaldera Tengger bebas kendaraan bermotor akan dilaksanakan selama tiga hari yakni saat Megeng (13/1), Mbabar Alit (29/1) dan Mbabar Ageng (12/1). Kendaraan bermotor dilarang memasuki kawasan Gunung Bromo selama 24 Jam sesuai tanggal tersebut.

Kendaraan tidak diperkenankan masuk mulai dari pintu masuk Coban Trisula dari Kabupaten Malang, pintu masuk Senduro di Savana Teletubies dari Kabupaten Lumajang, Pintu masuk Cemorolawang di Bungkah Kabupaten Probolinggo dan pintu masuk Resort Gunung Penanjakan Wonokitri di Bungkah Kabupaten Pasuruan.

"Penutupan wisata Bromo pada masa pandemi Covid-19 ini berdampak signifikan pada ekonomi sosial masyarakat yang bergantung pada sektor wisata, maka tahun 2021 Kaldera Tengger Bebas Kendaraan Bermotor disepakati hanya dilaksanakan selama 3 hari yaitu saat Megeng, Mbabar Alit dan Mbabar Ageng," jelas Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Agus Budi Santosa di Malang, Kamis (7/1).

Keputusan tersebut merupakan kesepakatan bersama yang dihadiri oleh tokoh masyarakat dan adat, serta para pihak terkait. Rapat berlangsung di Aula BB TNBTS Malang, Rabu (6/1)

"Aktivitas wisata di lokasi tersebut tetap diperkenankan dengan menggunakan kuda, sepeda, tandu dan jalan kaki," tegasnya.

Hanya kegiatan terkait kepentingan Dinas atau Pemerintahan yang bersifat gawat darurat (Emergency Rescue) dan patroli pemantauan kawasan masih diperkenankan menggunakan kendaraan bermotor.

Kaldera Tengger Bebas Kendaraan Bermotor di Wulan Kapitu merupakan implementasi 10 cara baru pengelolaan kawasan konservasi yaitu penghormatan terhadap adat dan budaya masyarakat Tengger. Kearifan lokal tersebut sekaligus menjadi momentum memulihkan ekosistem kawasan Bromo dan sekitarnya.

Selama kebijakan diterapkan akan dilakukan pengamanan bersama di setiap pintu dengan dukungan personil BB TNBTS dan mitra.

Pendakian Semeru Ditutup Total

Akhir Desember lalu, BB TNBTS juga mengumumkan penutupan total pendakian ke Gunung Semeru. Penutupan total berlaku 3 bulan ke depan sampai 31 Maret 2021.
Pengumuman tersebut merupakan perpanjangan dari penutupan sementara sebelumnya yang berakhir Desember.

Penutupan mempertimbangkan kondisi klimatologi dengan memperhatikan peningkatan intensitas curah hujan dan kemungkinan terjadinya badai sebagaimana prakiraan Stasiun Klimatologi Karangploso Malang Pusat BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika).

"Penutupan juga dalam rangka pemulihan atau revitalisasi ekosistem," tegasnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Gunung Bromo
  3. Bromo
  4. Malang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini