Kalapas Gunung Sindur: Buni Yani Ditempatkan di Sel Mapenaling

Sabtu, 2 Februari 2019 10:33 Reporter : Merdeka
Kalapas Gunung Sindur: Buni Yani Ditempatkan di Sel Mapenaling Buni Yani usai diperiksa di Kejari Depok. ©2019 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Terpidana kasus pelanggaran UU ITE Buni Yani menyerahkan diri ke Kejari Depok, tadi malam. Ia akan menghuni Lapas Gunung Sindur.

Buni Yani tiba di Lapas Gunung Sindur, Jumat (1/2) sekira pukul 22.30. Kalapas Gunung Sindur, Sopiana mengatakan Buni Yani ditempatkan di sel Mapenaling atau sel pengenalan.

Dia mengatakan, tak ada perlakuan khusus kepada Buni Yani. Dia nantinya akan ditempatkan di sel tahanan pada umumnya. "Standar saja, sel biasa," kata Sopiana, Sabtu (2/2).

Hanya saja, lantaran dia baru pertama kali ditahan, pihaknya menempatkan Buni Yani di sel 'pengenalan'.

"Namanya sel Mapenaling, masa pengenalan lingkungan," jelas Sopiana.

Buni Yani divonis 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung. Dia dinyatakan bersalah melanggar Pasal 32 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Memotong Video Ahok

Kasus yang menjerat Buni Yani bermula saat dia mengunggah potongan video Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ketika masih menjabat gubernur DKI. Dia memotong pidato Ahok pada 6 Oktober 2016 yang berdurasi 1 jam 48 menit 33 detik menjadi 30 detik.

Pidato Ahok menjadi polemik lantaran menyinggung Alquran. Buni Yani pun ikut diproses hukum lantaran potongan video editannya menimbulkan keresahan.

MA menolak perbaikan kasasi dari Buni Yani dengan nomor berkas pengajuan perkara W11.U1/2226/HN.02.02/IV/2018 sejak 26 November 2018.

Sumber: Liputan6.com [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Buni Yani
  2. UU ITE
  3. Liputan6.com
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini