Kakanwil Gresik Beberkan Aliran Uang Suap, untuk Rommy Rp50 Juta

Rabu, 10 Juli 2019 16:26 Reporter : Yunita Amalia
Kakanwil Gresik Beberkan Aliran Uang Suap, untuk Rommy Rp50 Juta Sidang Muafaq Wirahadi. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Muafaq Wirahadi merinci pemberian uang ke sejumlah pihak. Diantaranya untuk Romahurmuziy dan Gugus Joko Waskito yang tak lain staf khusus Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

"Jadi sesuai dengan BAP saya, bahwa saya menyerahkan kepada Rommy (Romahurmuziy) Rp 50 juta, Wahab sekitar Rp 41,4 dengan cara bertahap, pada Pak Musyaffa (Musyaffa Noer, Ketua DPW PPP Jawa Timur) Rp 20 juta, kepada Gugus Rp 50 juta," kata Muafaq, Jakarta, Rabu (10/7).

Dalam keterangannya sebagai saksi untuk terdakwa Haris Hasanuddin, Kakanwil Kemenag Jawa Timur, dia menceritakan pemberian uang ke beberapa pihak. Diawali saat dia berkomunikasi dengan Abdul Rochim, sepupu Romahurmuziy, perihal keinginannya menjabat sebagai eselon IV di lingkup Kemenag. Itu diutarakan setelah mendapat informasi dari Haris bahwa ada jabatan eselon IV yang kosong.

"Waktu itu Aim (Abdul Rochim)mengatakan kepada saya barangkali Romi bisa menyampaikan,"

Selang beberapa waktu, Muafaq menerima pesan dari Abdul Wahab, kakak Abdul Rochim. Isi pesannya bahwa keinginan Muafaq menjabat sebagai eselon IV sudah disampaikan kepada Rommy.

"Sudah saya sampaikan ke Mas Rommy, sampeyan saya sampaikan di Gresik saja," kata Muafaq menirukan isi pesan Wahab kepadanya.

Usai pesan dari Wahab, terdapat empat kali pertemuan antara Muafaq dengan Rommy. Tanpa menyebut waktunya, dia mengaku menyampaikan secara langsung kepada bekas Ketua Umum PPP itu atas keinginannya menjabat eselon IV. Tanpa ada penjelasan, Rommy hanya memintanya berdoa

"Saya tidak sebut Gresik, saat itu Mas Rommy mengatakan berdoa saja," kata Muafaq.

Dia menyampaikan keinginannya ke Rommy dengan pertimbangan jabatan Ketua Umum PPP sekaligus anggota DPR, dan Menteri Agama merupakan politisi PPP.

"Setahu saya Mas Rommy Ketua Umum PPP. Saya punya pikiran, barangkali Mas Rommy Ketua Umum PPP, menterinya PPP, dia juga anggota DPR barangkali bisa bantu," ujarnya.

Usai rangkaian pertemuan, Aim menyarankan adanya pemberian uang kepada Rommy dan Gugus, staf khusus Menag. Jaksa mempertanyakan dasar pemberian uang kepada Gugus dalam proses pengisian jabatan tersebut.

Muafaq mengaku tak tahu alasannya, pemberian tersebut atas saran Abdul Rochim.

"Kalau yang Rommy itu Aim yang menentukan Rp 50 juta, kalau Gugus sepantasnya berapa, hasil diskusi dengan Aim Rp 50 juta," sebut Muafaq.

Diketahui Muafaq didakwa menyuap Romi dengan total Rp91,4 juta. Uang itu diberikan kepada Romi karena telah mengintervensi secara langsung dan tidak langsung agar Muafaq terpilih sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik.

Muafaq didakwa telah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini