Kabut Asap Parah, Warga Riau Banyak yang Ngungsi ke Sumut

Kamis, 19 September 2019 17:02 Reporter : Yan Muhardiansyah
Kabut Asap Parah, Warga Riau Banyak yang Ngungsi ke Sumut Penumpang Bus dari Riau ke Medan. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Gelombang eksodus warga Riau ke Medan akibat kabut asap terus terjadi. Kondisi ini meningkatkan jumlah penumpang bus untuk jurusan ini.

Peningkatan penumpang terlihat di pool bus yang ada di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (19/9). Karyawan Bus Makmur, Viktor Butar-butar, mengakui penumpang dari Riau menuju Medan memang meningkat.

"Biasanya penumpang ramai saat hari raya, musim libur sekolah dan tahun baru. Namun, dalam dua pekan ini, jumlah penumpang naik kira-kira 10 persen," kata Viktor.

Para penumpang itu tidak hanya menuju Medan. Sebagian turun di kota-kota lain di Sumut, seperti Tebing Tinggi, Lubuk Pakam, Tanjung Morawa, Binjai Stabat, dan lainnya.

Para sopir juga melaporkan kabut asap telah membuat jarak pandang menjadi pendek, hanya sekitar 50 meter. Sopir harus berhati-hati dan bergerak lebih lambat.

"Waktu tempuh yang biasanya hanya 15 jam, kini lebih lambat satu hingga dua jam," sebut Viktor.

Sebagian penumpang yang turun dari bus terlihat masih mengenakan masker. "Kami terus pakai masker karena sepanjang jalan dari Riau, karena kabut asap terus menyelimuti," kata Rosdiana, penumpang.

Penumpang lainnya, Yehezkiel (33), warga Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, mengaku terpaksa mengungsi karena kondisi udara di tempat tinggalnya sudah mengkhawatirkan. Dia membawa anak dan istri ke rumah mertuanya di Medan.

"Banyak anak-anak di sana yang mulai sakit. Sakit kepala dan mual-mual," kata Yehezkiel.

Peningkatan jumlah penumpang dari Riau ke Medan diperkirakan terus terjadi, karena kabut asap di provinsi itu belum teratasi. Sementara udara di Kota Medan cenderung lebih bersih, meski belakangan ini kabut tipis mulai melanda. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini