Kabareskrim Usai Sidak Gudang Beras: Masyarakat Tak Perlu Panik, Stok Cukup

Rabu, 18 Maret 2020 12:15 Reporter : Nur Habibie
Kabareskrim Usai Sidak Gudang Beras: Masyarakat Tak Perlu Panik, Stok Cukup Satgas Pangan Polri cek stok pangan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri melakukan sidak di gudang beras PT. Food Station Tjipinang Jaya, Jakarta Timur. Sidak tersebut, dipimpin langsung oleh Kabareskrim Mabes Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Setelah melakukan sidak tersebut, Sigit memastikan ketersediaan pangan yakni beras masih cukup hingga beberapa bulan ke depan. Bahkan cukup hingga hari raya lebaran yang dilakukan pada Mei 2020.

"Hari ini kita sengaja turun ke lapangan langsung untuk mengecek ketersediaan dari beras. Kemudian gula untuk memastikan beberapa hari banyak sekali beredar hoaks yang menyampaikan ada beberapa pasar pertokoan toko di DKI tutup," kata Sigit di gudang beras PT. Food Station, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

"Tapi setelah kami pastikan, semua menyatakan sampai hari ini buka seperti biasa," sambungnya.

Jenderal bintang tiga ini memastikan, toko-toko beras di Jakarta akan tetap buka seperti biasanya. Ia juga ingin agar masyarakat tak panik dengan memborong bahan pokok.

Karena, untuk stock bahan pokok tersebut masih aman dan hingga saat ini stock bahan pokok tersebut masih cukup dan tersedia.

"Masyarakat tak perlu takut dan panik karena ada info beredar pasar tertentu tak berani berjualan. Seluruh kegiatan baik hari ini, ke depan pasar akan tetap berjalan biasa," ujarnya.

Ia pun menjelaskan, dalam waktu dekat Indonesia akan panen beras. Sehingga, hal itu dapat memastikan jika stock beras hingga beberapa bulan ke depan masih tercukupi.

"Tadi kita cek di gudang di pendistribusian ketersediaan stock beras dari hasil peninjauan kesimpulan dari rekan yang ada, stock beras sampai lebaran sangat cukup. Apalagi sebentar lagi akan panen raya. Tentunya di samping stock yang ada, dari Bulog nanti akan panen raya. Maka Alhamdulillah beras akan sangat cukup," jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya bakal menindak secara hukum apabila ada kelompok-kelompok yang terbukti melakukan penimbunan beras. Karena, pihaknya akan terus mengawal ketersediaan pangan terutama beras.

"Kalau stock cukup dan di lapangan terjadi kelangkaan tentunya kita akan berikan sanksi. Saya enggak mau lagi ketemu ada yang numpuk itu, kita akan proses," pungkasnya.

1 dari 1 halaman

Perbaiki Kenaikan Harga Gula

Terkait adanya keluhan soal kenaikan harga gula, pihaknya sedang memproses perjalanan dari luar negeri masuk ke dalam negeri. Dalam memproses hal tersebut, pihaknya melakukan sidak ke daerah Lampung.

"Memang kita sedang proses perjalanan dari luar negeri masuk ke dalam. Namun, stock yang ada dari bulan Mei dan April harusnya ada. Kemarin kita laksanakan sidak ke Lampung, ada beberapa perusahaan yang memiliki stock besar sekali kurang lebih 75 ribu sampai 100 ribu ton, dan itu tak terdata di kita," ucapnya.

"Kita minta untuk segera menyalurkan dengan pemda untuk stok gula tersebut dikirim ke Jakarta. Dan sepakat mulai hari ini akan dikirimkan ke ruang 33.000 ton, untuk memenuhi gula yang ada di Jakarta," sambungnya.

Dengan begitu, ia berharap harga akan segera turun dan pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan dimana hambatannya itu berada. Jadi, tak ada alasan untuk harga gula tidak turun.

"Kita akan telusuri hambatannya ada di mana, apakah di masalah distribusinya ataukah di stocknya yang masih menumpuk yang sengaja disimpan atau masalah ramainya perizinan akan kita cek semua. Jadi tidak ada alasan harga gula naik," katanya. [rhm]

Baca juga:
Mentan Pastikan Stok Beras Aman untuk Seluruh Indonesia
Di Tengah Wabah Corona, Jokowi Sempatkan Tinjau Gudang Bulog
Cegah Panic Buying, Pemerintah Diminta Prioritaskan Pemenuhan Kebutuhan Pokok
Mendadak, Jokowi Tinjau Gudang Bulog Cek Ketersediaan Pangan
Jamin Stok Hingga Lebaran, Bulog Serap 1,2 Juta Ton Beras Petani
Pemerintah Pastikan Tak Ada Pembatasan Pembelian Bahan Pokok di Swalayan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini