Kabareskrim: Penegakan hukum jangan sembarangan, jangan picu kegaduhan politik

Jumat, 23 Maret 2018 11:33 Reporter : Liputan6.com
Kabareskrim: Penegakan hukum jangan sembarangan, jangan picu kegaduhan politik Kabareskrim usai hadiri laporan kerja KPK. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Kepala badan Reserse Kriminal Polri Komjen Ari Dono memberi pesan saat prosesi pisah-sambut tiga direktur jajarannya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus), Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), dan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Kabareskrim Komjen Ari meminta, kepada jajaran barunya agar penegakan hukum oleh anggotanya saat ini bisa lebih cermat.

"Jangan dilakukan sembarangan. Fokus pada aspek pencegahan melalui cooling system karena ini sangat penting untuk meminimalisir potensi konflk," pesan jenderal bintang tiga ini di Gedung Bareskrim Polri Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (23/3).

Penerapan ini sekaligus menjadi arahan, sejalan dengan aspek penegakan hukum berkeadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum bagi masyarakat.

"Jadi jangan sampai justru menimbulkan kegaduhan politik yang memicu gangguan keamanan atau menghambat pertumbuhan ekonomi. Maka, setiap tindakan hukum harus matang, dianalisis komprehensif dan tepat sasaran," terang Ari.

Tiga direktur Bareskrim Mabes Polri dimutasi berdasarkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengeluarkan surat telegram rahasia nomor ST/663/III/KEP/2018 itu diteken pada Kamis 8 Maret 2018.

pisah sambut tiga ditertur di Bareskrim Polri ©2018 Merdeka.com/Radityo/liputan6.com


Pertama, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol. Agung Setya dimutasi sebagai perwira tinggi Badan Intelijen Keamanan Polri dengan penugasan di Badan Intelijen Negara.

Kedua, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol. Rudy Heriyanto digeser menjadi Direktur Tipideksus.

Terakhir, Kapolri menempatkan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim, Brigjen Pol. Fadil Imran, menjadi Direktur Tipidter. Sebagai gantinya, posisi Brigjen Fadil di Direktorat Siber, akan digantikan Kombes Albertus Rachmad Wibowo.

Telegram rahasia tersebut juga menugaskan Brigjen Pol Dharma Pongrekun di Badan Siber yang sebelumnya menjabat di Biro Perencanaan dan Administrasi (Rorenmin). Posisinya digantikan oleh Brigjen Pol Amrin Remico yang sebelumnya merupakan Wakapolda Kalimantan Barat (Kalbar).

Reporter: Radityo Priyasmoro

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini