Jurnalis babak belur dipukuli orang tak dikenal di perbatasan

Jumat, 1 November 2013 21:31 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Jurnalis babak belur dipukuli orang tak dikenal di perbatasan Anggota Ilustrasi pengaiayaan kepada wartawan ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang wartawan media massa Suara Gong Borneo, Jamli, dipukuli oleh sejumlah orang tak dikenal di wilayah perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Alhasil, Jamli mengalami luka-luka akibat tindak kekerasan itu.

Menurut Ketua Aliansi Wartawan Daerah Kabupaten Bengkayang, Iyel Zainal, peristiwa itu terjadi pada Sabtu pekan lalu. Dia mengatakan, saat itu Jamli hendak meliput suatu kegiatan di perbatasan Jagoi Babang. Tetapi, lanjut dia, saat tiba di pangkalan ojek, tak jauh dari titik nol perbatasan di Jagoi Babang, Jamli dipanggil oleh beberapa orang. Tiba-tiba dan tanpa alasan jelas Jamli dipukuli.

"Diperkirakan jumlah oknum warga yang ada belasan orang, beberapa di antaranya Jamli kenal," kata Iyel saat dihubungi di Pontianak, seperti dikutip dari Antara, Jumat (1/11).

Iyel mengatakan, akibat dipukuli, Jamli mengalami patah satu gigi kiri bagian atas, kening bengkak, dan pinggang sakit. Tetapi, peristiwa pemukulan itu baru dilaporkan ke Polres Bengkayang pada Rabu lalu.

Iyel menyesalkan kejadian itu. Dia dan beberapa lembaga swadaya masyarakat mendesak pihak kepolisian untuk segera memproses kasus pemukulan itu dan menangkap pelaku. Dia menambahkan, mestinya siapapun tidak dibolehkan menghalangi kerja wartawan, apalagi melakukan kekerasan.

"Jamli itu datang ke sana untuk menjalankan tugas jurnalistik," ujar Iyel.

[ren]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kekerasan Pada Wartawan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini