Jupe serahkan 5 akun twitter terkait kasus suap hakim agung

Rabu, 19 Maret 2014 18:47 Reporter : Angga Yudha Pratomo
Jupe serahkan 5 akun twitter terkait kasus suap hakim agung Julia Perez. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Yuli Rahmawati atau lebih dikenal dengan Julia Perez (Jupe) selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Jupe diperiksa terkait isu suap Rp 700 juta kepada Hakim Agung Gayus Lumbuun.

"Tadi ditanya 21 pertanyaan, saya sangat apresiasi kerja keras dari penyidik Bareskrim Mabes Polri," kata Jupe usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/3).

Jupe mengungkapkan, salah satu pertanyaan yang dilontarkan penyidik yakni kapan dirinya mengetahui tentang adanya pemberitaan soal uang tersebut kepada Gayus Lumbuun. "Salah satunya dari mana saya mengetahui mengenai transfer tersebut, saya bilang dari twitter, ada 5 akun twitter yang saya berikan kepada penyidik," jelasnya.

Sementara, pengacara Jupe, Malik Bawazier menegaskan kliennya diperiksa hanya sebagai saksi dalam kasus ini. Bahkan dirinya menyebut bahwa adanya isu transfer kliennya kepada Gayus Lumbuun adalah sebuah fitnah. "Diperiksa terkait adanya bukti laporan palsu yang beredar, seolah-olah bahwa seseorang mentransfer Rp 700 juta ke rekening pak Gayus, itu murni adalah bukti transfer palsu," kata Bawazier di lokasi yang sama.

Bawazier menambahkan, dalam pemeriksaan Jupe menerangkan kepada penyidik bahwa bahwa tidak bener adanya transfer uang kepada Gayus Lumbuun. Sebab ada beberapa indikasi yang tidak benar. "Itu namanya salah, nomor rekeningnya pun salah, itu fitnah benar, itu fitnah paling bodoh yang akan memenjarakan yang memfitnah itu," ungkapnya.

Bawazier mengaku sudah memiliki nama pelaku atas kasus ini. Namun, dia ogah membeberkan siapa 'aktor' tersebut. "Nanti kita lihat siapa yang menjadi tersangka, kita juga sudah kantongi nama yang kita duga melakukan ini, dalam waktu singkat akan ketahuan siapa aktor tersebut, siapa yang menyebarkan siapa yang menyuruh," pungkasnya.

Seperti diketahui, Hakim Agung Gayus Lumbuun sudah menegaskan bahwa dirinya tidak menerima uang sejumlah Rp 700 juta dari Jupe untuk memenjarakan Dewi Persik (Depe). Penegasan Gayus Lumbuun itu disampaikannya didampingi Hakim Agung Salman Luthan, Surya Jaya, dan Dodo Iswara saat melaporkan presenter Hitam Putih, Deddy Corbuzier dan pihak terkait ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/2) lalu. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini