Jumlah Harta Kekayaan 10 Capim KPK yang Diserahkan Pansel ke Jokowi

Selasa, 3 September 2019 11:29 Reporter : Merdeka
Jumlah Harta Kekayaan 10 Capim KPK yang Diserahkan Pansel ke Jokowi Gedung KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (pansel capim KPK) telah menyerahkan 10 nama capim KPK yang lolos uji publik ke Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Nantinya Jokowi akan memilah lagi 10 nama tersebut untuk diserahkan ke Komisi III DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

Dikutip dari lama Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, para capim ini miliki harta kekayaan yang beragam. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memiliki harta sebesar Rp3,9 miliar. Pria yang kerap disapa Alex ini terakhir melaporkan hartanya pada Februari 2019.

Sementara mantan Deputi Penindakan KPK Irjen Firli Bahuri tercatat memiliki harta Rp18,2 miliar. Kapolda Sumatera Selatan itu terakhir melaporkan hartanya pada Maret 2019.

I Nyoman Wara yang merupakan auditor investigasi utama di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tercatat per 31 Desember 2018, memiliki harta sekitar Rp1,6 Miliar. Johanis Tanak yang kini menjabat Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Usaha, pada Juni 2019 harta kekayaannya mencapai Rp8,3 Miliar.

Adapun mantan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Lili Pintauli Siregar tercatat memiliki harta Rp70 juta. Dia yang kini berprofesi sebagai advokat melaporkan hartanya pada 31 Desember 2017.

Sementara Luthfi Kurniawan Jayadi yang dikenal publik sebagai akademisi dan pendiri Malang Corruption Watch (MCW) belum ada kewajiban melaporkan harta kekayaan. Sedangkan Nurul Ghufron, saat menjabat dekan Universitas Jember, tercatat mempunyai harta sekitar Rp1,8 Miliar.

Nawawi Pomolango, yang merupakan Hakim Pengadilan Tinggi Denpasar, Bali, pada 31 Desember 2018 mempunyai harta sekitar Rp1,8 Miliar. Total jumlah harta Nawawi ini sama seperti yang dimiliki Asisten Deputi Bidang Ekonomi Makro, Penanaman Modal dan Badan Usaha pada Setkab, Roby Arya yakni Rp1,8 miliar. Roby tercatat melaporkan hartanya pada 31 Desember 2018.

‎Terakhir, Kepala Subdirektorat Bantuan Hukum Dirjen Pajak Kemenkeu, Sigit Danang Joyo, pada tahun 2016, tercatat memiliki laporan harta sekitar Rp2,3 miliar.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Siapa Layak Pimpin KPK? Klik disini [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini