Jualan di KA, 11 pedagang asongan divonis 15 hari penjara

Selasa, 19 November 2013 23:31 Reporter : Arie Sunaryo
Jualan di KA, 11 pedagang asongan divonis 15 hari penjara kereta api. Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 11 pedagang asongan di Stasiun Jebres, Solo, Jawa Tengah, dijatuhi vonis oleh Pengadilan Negeri Solo. Vonis penjara selama 15 hari, dengan masa percobaan selama 2 bulan tersebut dijatuhkan, lantaran mereka terbukti bersalah berdagang di atas kereta api.

Mereka terbukti melanggar pasal 207 UU 23 Th 2007 tentang Perkeretaapian. Vonis tersebut dijatuhkan saat digelar persidangan di Pengadilan Negeri Solo, Selasa (19/11).

Persidangan berjalan tertib dan aman karena 11 pedagang asongan mengakui bahwa dirinya bersalah melanggar peraturan. Saat mendengar vonis hakim, para pedagang menerima dengan baik.

Manager Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Sumarsono, kepada wartawan mengatakan, pihaknya kembali menertibkan pedagang asongan di Stasiun Solo Jebres. Hal tersebut dilakukan demi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di dalam stasiun dan di atas kereta api.

"Pada penertiban tersebut, 11 asongan terbukti nekat berdagang di atas kereta dan segera kita sidangkan," ujarnya.

Menurut Sumarsono, PT KAI tidak akan mengalokasikan pedagang asongan, karena keberadaan mereka menjadi tanggung jawab pemerintah setempat, sebagaimana tertuang dalam Permenhub Nomor 9 tahun 2009.

"Penertiban asongan ini juga bertujuan agar keamanan, kenyamanan, dan kebersihan di atas kereta api dan di stasiun terus meningkat. Kami berharap dengan pelaksanaan penertiban ini mendapat dukungan dari masyarakat," pungkasnya. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kereta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini