Jual Tanah Galian Tanpa Izin, Kontraktor Proyek di Yogyakarta Ditangkap Polisi

Kamis, 31 Oktober 2019 04:39 Reporter : Purnomo Edi
Jual Tanah Galian Tanpa Izin, Kontraktor Proyek di Yogyakarta Ditangkap Polisi Polda DIY Bongkar Praktek Penjualan Tanah Urug Ilegal. ©2019 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Praktik penjualan tanah uruk ilegal diungkap oleh jajaran Ditreskrimsus Polda DIY. Seorang tersangka berinisial YS (29) warga Paliyan, Kabupaten Gunungkidul ditangkap.

Dirreskrimsus Polda DIY Kombes Pol Yoyon Tony Surya Putra menjelaskan bahwa YS adalah seorang kontraktor. Saat itu YS mendapatkan proyek pengerukan tanah di Jalan Laksda Adisutjipto KM 8, Tambakbayan, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY.

Tony menerangkan bahwa YS menyalahgunakan izin penggalian tanah yang digarapnya. Tanah galian atau uruk ini justru dijual oleh YS tanpa mengurus izin usaha pertambangan.

"YS sengaja tidak mengurus izin. (Tanah) dimasukkan ke dump truck terus dijual, itu yang tidak diperbolehkan, melanggar UU Minerba. YS tidak punya usaha izin penambangan IUP, IPR atau IUPK," kata Tony di Kantor BP3 ESDM DIY, Rabu (30/10).

Tony menerangkan dalam menjalankan proyeknya ini, YS menyewa ekskavator kepada pihak lain. Selain itu YS juga menyewa tiga buah dump truck untuk membawa tanah urug tersebut. Saat ini eskavator dan dump truck diamankan menjadi barang bukti.

"YS dijerat Pasal 158 Undang-undang RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba. Ancaman hukumannya mencapai 10 tahun penjara. YS kita lakukan penahanan," tegas Tony.

Terpisah Kepala Dinas PUP ESDM DIY Hananto menerangkan meski bukan lahan tambang, namun izin tetap harus dilakukan. Hal tersebut supaya diketahui material yang diambil akan dibawa ke mana atau dijual.

"Tinggal mengajukan izin saja ke Dinas Perizinan. Kemudian itu mekanismenya sudah ada di Perda Nomor 1 Tahun 2018. Kemudian secara rinci ada di Pergubnya juga. Jadi mengajukan izin saja nanti di sana akan ketahuan apa saja yang diperlukan untuk izin," ungkap Hananto. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Izin Tambang
  2. Yogyakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini