Jonan Pastikan Penerbangan & Pelayaran di Selat Sunda Belum Terganggu Erupsi Krakatau

Jumat, 28 Desember 2018 14:44 Reporter : Merdeka
Jonan Pastikan Penerbangan & Pelayaran di Selat Sunda Belum Terganggu Erupsi Krakatau Menteri Jonan di Bandung. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan mengatakan, sampai dengan hari ini, jalur penerbangan yang melewati wilayah Selat Sunda dipastikan belum terganggu erupsi vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Menteri Jonan menegaskan, Kementerian ESDM tercatat belum sama sekali menerbitkan larangan atau peringatan penerbangan udara yakni Volcano Observatory for Aviation (VONA) kepada industri penerbangan.

"Penerbangan biasanya kalau debunya sangat banyak dan debunya besar, kita terbitkan yang namanya VONA. Itu pemberitahuan kepada otoritas penerbangan di navigasi udara untuk mengubah atau menyesuaikan udara. Tapi sejauh ini belum ada VONA di penerbangan, begitu juga pelayaran," kata Jonan di Banten, Jumat (28/12).

Dia menambahkan, abu dari erupsi vulkanik Gunung Anak Krakatau itu juga belum mengganggu batas ketinggian dari industri penerbangan atau pesawat untuk terbang yakni berkisar dari 5.000-10.000 meter.

"Satu atau dua hari ini ketinggian abu kira-kira 500-700 meter. Kalau penerbangan melintas itu kan paling kurang 5.000 sampai dengan 10.000 meter. Jadi abunya memang masih di bawah," ujarnya.

Jonan pun menjelaskan, pihaknya sampai saat ini belum ada komunikasi lebih lanjut terkait terganggunya jalur penerbangan udara dengan otoritas bandara terkait.

"Kalau abu berdampak biasanya otoritas bandara ada paper test di runway kira-kira kejatuhan abu atau tidak. Kalau sudah mulai kejatuhan abu, maka pasti akan konsultasi dengan navigasi udara dan kami, bahwa ini maunya ruang udara mau ditutup apa enggak. Seperti Bandara Ngurah Rai Bali kan sempat buka tutup karena abunya sampai ke sana," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus
Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini