Jokowi Yakin Pemberantasan Korupsi Tak Kendor Pasca Teror Pimpinan KPK

Kamis, 10 Januari 2019 11:50 Reporter : Merdeka
Jokowi Yakin Pemberantasan Korupsi Tak Kendor Pasca Teror Pimpinan KPK Jokowi terima pimpinan KPK. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi angkat bicara terkait serangan teror bom terhadap dua Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi meyakini serangan teror tersebut tidak akan membuat pemberantasan korupsi menjadi kendor.

"Saya meyakini bahwa pemberantasan korupsi tidak kendor terhadap teror-teror seperti ini," ujar Jokowi di Gudang Perum Bulog Divre Jakarta Utara, Kamis (10/1).

Jokowi menegaskan serangan teror terhadap KPK kali ini tidak lagi bisa ditolerir. Menurut dia, teror ini adalah bentuk intimidasi terhadap penegak hukum. Untuk itu, Jokowi telah memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menangkap pelaku teror.

"Kemarin siang sudah saya perintahkan ke langsung ke Kapolri untuk menindak dan menyelesaikan ini dengan tuntas," kata Jokowi.

Sebelumnya, benda diduga bom molotov ditemukan di depan rumah kediaman Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif, di Kalibata Selatan, No 42C, Jakarta Selatan. Sementara, benda lain berupa botol kaca yang diduga masih aktif di rumah tersebut kini diamankan pihak ke polisian.

Sementara itu, kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo juga menjadi sasaran teror bom. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ada insiden di kediaman Pak Agus dan Pak Laode," kata jenderal polisi bintang satu ini saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/1). Dari barang bukti yang didapat penyidik di lokasi kejadian, ikut disita pecahan botol.

"Patut diduga ledakan itu berasal dari bom, tapi masih dianalisis jenisnya," kata Dedi.

Reporter: Lisza Egeham
Sumber : Liputan6.com [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini