Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 10.000 Warga di Tangerang

Rabu, 9 Juni 2021 11:59 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 10.000 Warga di Tangerang Jokowi Tinjau Vaksinasi di Riau. ©2021 Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pemberian vaksinasi kepada 10.000 masyarakat di Tangerang. Proses vaksinasi kali ini diberikan untuk masyarakat, lansia, pralansia dan tenaga pendidik.

"Siang hari baru saja melihat proses vaksinasi massal di Kabupaten Tangerang, Banten sebanyak kurang lebih 10ribu masyarakat umum, lansia, pralansia, tenaga pendidik semuanya," katanya usai meninjau vaksinasi di Sport Center Kelapa Dua Tangerang, Banten, Rabu (9/6).

Dia menilai manajemen yang dilakukan berjalan baik. Manta Gubernur DKI Jakarta tersebut pun berharap proses vaksinasi tidak hanya diberikan di Kabupaten Tangerang, melainkan diseluruh kota.

"Sehingga kecepatan kita mengejar 700ribu perhari. Sehingga untuk bulan juli 1 juta perhari untuk vaksinasi ini betul-betul kita kejar," ungkapnya.

Dia juga berharap pemberian vaksinasi tersebut dapat melindungi seluruh masyarakat. Sehingga pandemi segera berakhir.

"Kita harapkan melindungi kita semuanya dari penyebaran covid," jelasnya.

Diketahui sebelumnya pada Selasa (8/6) tercatat sudah ada 18.260.482 orang telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama, atau bertambah 484.564 orang.

Sementara penerima vaksin Covid-19 dosis kedua bertambah 158.956 orang menjadi 11.356.025 orang.

Pemerintah menargetkan 40.349.049 orang mendapat vaksinasi Covid-19.

Sebagai informasi, vaksinasi Covid-19 merupakan langkah pemerintah untuk membentuk herd immunity atau kekebalan komunitas di lingkungan masyarakat.

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia dibagi menjadi empat tahap. Tahap pertama untuk petugas kesehatan, targetnya mencapai 1.468.764 orang. Tahap kedua untuk petugas pelayanan publik dan lansia dengan target sasaran masing-masing 17.327.167 dan 21.553.118 orang.

Sementara tahap ketiga untuk masyarakat rentan di daerah dengan risiko penularan tinggi, targetnya menjangkau 63,9 juta orang. Tahap terakhir untuk masyarakat umum dengan pendekatan klaster, total target 77,7 juta orang. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini