Jokowi Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Sukajaya Bogor, Serahkan Bantuan Sembako

Selasa, 7 Januari 2020 12:50 Reporter : Rasyid Ali
Jokowi Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Sukajaya Bogor, Serahkan Bantuan Sembako Jokowi sambangi Sukajaya. ©Setneg

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo akhirnya mengunjungi lokasi bencana banjir dan longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Selasa (7/1). Jokowi datang ke posko bencana di Kantor Desa Harkat Jaya.

Kedatangan Jokowi sontak membuat riuh di sekitar posko. Tak lupa, orang nomor satu di Indonesia ini memberi paket sembako dan bercengkerama sebentar dengan warga pengungsi.

Meski lokasi diguyur hujan, Jokowi yang mengenakan setelan kemeja putih bercelana hitam, dengan cuek melalui jalan-jalan penuh tanah hanya dengan mengenakan sepatu kets berwarna hitam yang biasa digunakannya.

Hanya sekitar 20 menit Jokowi melihat kondisi Sukajaya pasca luluh lantah diterjang banjir dan longsor, ditemani Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Jokowi juga menginstruksikan Kepala Desa Harkat Jaya, M Soleh terus mengidentifikasi warga terdampak bencana dan merelokasi warga ke tempat aman, karena dikhawatirkan adanya longsor susulan.

Selain itu, Jokowi melihat sebentar proses pembukaan akses jalan terisolir, yang kini sedang dilakukan oleh belasan alat berat dari Kementerian PUPR. Jokowi beserta rombongan lalu meninggalkan Sukajaya dan bertolak ke Kabupaten Lebak, Banten untuk mengunjungi lokasi bencana disana.

"Alhamdulillah, Pak Presiden datang juga ke sini. Ini akan membantu memulihkan psikis warga yang terdampak bencana. Bapak juga mengingatkan warga yang tinggal di lokasi rawan, untuk pindah dulu," kata Soleh.

Saat ini, kata dia, pengungsi sangat membutuhkan selimut, matras dan makanan bayi. Karena untuk perlengkapan baju lainnya sudah terlalu banyak sumbangan dari banyak pihak.

"Yang jelas warga saya sangat butuh perlengkapan selimut dan makanan bayi, karena masih butuh banyak dengan jumlah jiwa yang mengungsi ke beberapa tempat baik bangunan sekolah, rumah warga dan musala," katanya.

Sementara salah satu pengungsi, Emi (48) berharap Jokowi lebih memperhatikan kondisi warga karena masih banyak lokasi-lokasi terisolir. "Ya mudah-mudahan cepat tertangani, terutama yang masih terisolir," katanya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini