Jokowi: Terima Kasih Para Guru Pantang Menyerah di Tengah Keterbatasan

Sabtu, 28 November 2020 16:48 Reporter : Merdeka
Jokowi: Terima Kasih Para Guru Pantang Menyerah di Tengah Keterbatasan Jokowi Sampaikan Apresiasi di Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-75. ©2020 screen shoot youtube pgri dan hgn 2020

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menyampaikan apresiasi tertingginya, dalam peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-75 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Dia berpesan, agar seluruh guru di Indonesia tidak pantang menyerah melawan pandemi Covid-19.

"Terima kasih kepada para guru yang pantang menyerah dan terus berjuang di tengah keterbatasan. Terima kasih telah mendidik generasi bangsa menjadi SDM unggul yang selalu mencintai Indonesia," kata Jokowi yang disiarkan secara daring via YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, (28/11).

Jokowi menilai, saat pandemi melanda, inovasi para guru dalam melangsungkan kegiatan belajar-mengajar sangat vital. Jokowi mengamini, para guru dituntut untuk tetap berkarya melangsungkan kegiatan belajar-mengajar, baik secara daring maupun menemui langsung para siswa di rumah-rumah mereka.

"Guru-guru dipaksa beradaptasi dengan cepat, beralih menggunakan teknologi, mengubah metode belajar, bekerja sekuat tenaga agar anak-anak bisa tetap belajar dengan baik dan tidak boleh menurunkan kualitas pembelajaran," jelas Jokowi.

Menurut Jokowi, keterbatasan dihadapi dapat dilalui dengan kreativitas. Namun, untuk melakukan hal tersebut, para guru tidak dapat bekerja sendirian. Tantangan pendidikan di era pandemi ini juga harus diatasi dengan sinergi.

"Ini merupakan tanggung jawab bersama. Peran orang tua sebagai pendidik utama keluarga sangatlah penting untuk mendukung keberhasilan proses belajar anak," ungkap Jokowi.

Jokowi menyadari, komunikasi dan kerja sama antara guru dengan orang tua harus terus ditingkatkan. Dia pun mengamini, banyak orangtua yang tidak sabar menunggu sekolah dibuka kembali. Namun, Jokowi mengingatkan, semua harus hati-hati karena kesehatan dan keselamatan adalah hal yang terpenting.

"Kesehatan dan keselamatan para guru maupun siswa peserta didik akan selalu menjadi prioritas tertinggi pemerintah," sambung Jokowi.

Bantuan Pemerintah Terhadap Guru Selama Pandemi

Jokowi mengatakan, peran pemerintah adalah mengatasi berbagai kesulitan yang dialami para guru di era pandemi ini. Pemerintah diketahui telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendukung guru agar tetap dapat menjalankan pendidikan secara baik sekaligus membantu kesejahteraan para guru.

Pertama, penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembayaran guru honorer yang kini tak lagi dibatasi sebesar 50 persen.

Kedua, pemerintah juga memberikan Bantuan Subsidi Umum (BSU) sebesar Rp1,8 juta yang dibayarkan Rp600 ribu tiap bulannya selama tiga bulan kepada kurang lebih 1,8 juta guru dan tenaga kependidikan honorer, bantuan paket pulsa internet untuk guru, dan berbagai program peningkatan kualitas guru yang disediakan pemerintah.

Selain itu, pada September 2020 kemarin, Presiden Jokowi juga telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 98 tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

"Saya ingin guru-guru kita yang berstatus P3K memiliki gaji dan tunjangan setara dengan PNS yang lain," kata Jokowi.

Jokowi mengamini, adanya masalah ketercukupan guru yang harus segera diatasi. Saat ini keberadaan guru honorer memang sangat besar peranannya dalam membantu keberlangsungan pendidikan di Indonesia.
Namun, tidak semua guru honorer dapat memenuhi syarat usia yang ditentukan undang-undang untuk menjadi PNS.

"Oleh karena itu, percepatan penambahan guru yang paling utama adalah melalui rekrutmen guru P3K berstatus ASN, sama seperti PNS, dengan kesejahteraan dan jenjang karier yang juga serupa seperti PNS," jelas Jokowi.

Diketahui, pada tahun 2021 ini kita akan melakukan rekrutmen guru ASN dengan status P3K dalam jumlah yang besar. Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan P3K bahwa guru-guru yang berstatus P3K akan menerima gaji dan tunjangan setara dengan PNS lainnya.

"Saya berharap hal ini akan berdampak signifikan pada kesejahteraan guru di seluruh tanah air dan meningkatkan kualitas pendidikan kita," Jokowi menandasi.

Reporter: Muhammad Radityo
Sumber : Liputan6.com [rhm]

Baca juga:
Jokowi Yakin PSI Bisa Bergerak Lincah dan Gesit Menuju Masa Depan
Hadapi Bonus Demografi, Pemerintah Gencar Ciptakan Lapangan Kerja
Presiden Jokowi Bubarkan 10 Lembaga Nonstruktural
Jokowi: Kelembagaan Gemuk, Tumpang Tindih & Tak Efisien Segera Diintegrasikan
Jokowi akan Gaji Dirut Badan Otorita Labuan Bajo Rp30,7 Juta
Jokowi: Pandemi Covid-19 Tidak Hambat Korpri Beri Pelayanan Terbaik ke Masyarakat
Jokowi Tetapkan Pilkada 9 Desember Jadi Hari Libur Nasional

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini