Jokowi: Sudah tak layak, Kopaja harus diganti

Senin, 19 Maret 2012 19:30 Reporter : Vincent Asido Panggabean
 Jokowi: Sudah tak layak, Kopaja harus diganti Jokowi dan Ahok saat daftar Pilgub DKI. merdeka.com/imam buchori

Merdeka.com - Joko Widodo mengungkapkan alasannya naik bus Kopaja 612 jurusan Kampung Melayu-Ragunan saat mendaftar calon gubernur DKI Jakarta. Menurut dia, naik Kopaja sama artinya dengan merakyat.

"Yang pertama merakyat, yang kedua kita juga akan tunjukkan bahwa Kopaja seperti itu sudah tak layak, jadi harus segera diganti," ujar Jokowi usai mendaftar di KPUD DKI Jakarta, Senin (19/3).

Jokowi yakin memenangi Pilgub DKI Jakarta satu putaran saja. "Orang itu harus optimis, saya optimis bisa lalui dalam satu putaran, tapi kalau tidak ya dua putaran. Kenapa saya milihnya Pak Basuki, karena dari calon-calon yang ada dia yang paling muda. Orang yang bisa mengubah itu yang muda. Selain itu, Pak Basuki juga sudah berpengalaman jadi pemimpin daerah," tandas Jokowi.

Jokowi juga menepis kekhawatiran jika dia ke Jakarta, program mobil Esemka akan terbengkalai. "Esemka itu sudah dikerjakan oleh manajemen PT Esemka. Sudah ditangani perusahaan, jadi sudah tidak ditangani oleh pemerintah kota. Kita hanya tinggal mendorong-mendorong saja, kalo perlu nanti dibawa ke Jakarta," lanjut Jokowi. [tts]

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi
  2. Pilgub DKI
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini