Jokowi Sebut Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess Tidak Bisa Tergesa-gesa

Rabu, 26 Februari 2020 13:32 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Sebut Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess Tidak Bisa Tergesa-gesa Jokowi. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar pemerintah tak didesak-desak untuk segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Diamond Princess Jepang. Dari 78 WNI yang berada di kapal itu, 9 sudah positif terpapar virus corona.

"Hati-hati berhitung dalam menyelesaikan ini. Tidak bisa kita didesak-desak, tidak bisa tergesa-gesa kita. Harus tepat seperti di Natuna kemarin," kata Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Rabu (26/2).

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah sangat berhati-hati dalam mengevakuasi WNI kru kapal Diamond Princess yang berada di Yokohama, Jepang. Pemerintah tak mau Indonesia menjadi episentrum baru wabah virus corona.

"Ini masalahnya sudah menjalar ke banyak negara. Dari yang dulu Wuhan, Tiongkok, kemudian masuk ke Korea juga, kemudian ada episentrum di kapal di Jepang, Iran, Itali," ucapnya.

"Semua keputusan harus hati-hati tidak boleh tergesa-gesa. Kita memiliki 267 juta penduduk Indonesia yang harus dihitung, dikalkulasi," sambung Jokowi.

1 dari 1 halaman

Menurut dia, pemerintah masih bernegosiasi dengan otoritas Jepang terkait penanganan evakuasi para WNI. Jokowi ingin opsi pemulangan dan lokasi observasi WNI kru kapal dimatangkan dahulu, sebelum dievakuasi dilakukan.

"Tidak semudah itu diplomasi negosiasi. Tidak segampang itu. Tapi kita akan berusaha secepat cepatnya untuk menyelesaikan ini," jelas dia.

Saat ini, kata dia, pemerintah tengah mempersiapkan proses evakuasi dan observasi 188 WNI Anak Buah Kapal (ABK) World Dream akibat virus corona. Proses observasi akan dilakukan di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu pada Jumat 28 Februari 2020.

"Ini dirampungkan dulu satu-satu. Orang belum merapat juga di Pulau Sebaru. Nanti kalau sudah sampai di sana ditata lagi kemudian kita berbicara masalah ABK yang ada di kapal Diamond Princess," tutur Jokowi.

Reporter: Lizsa Egeham [ray]

Baca juga:
Persiapan Satgas Bantuan Kemanusiaan Evakuasi WNI Terinfeksi Corona
Tentara Amerika Terinfeksi Virus Corona di Korea Selatan
Video Menteri Iran Batuk dan Berkeringat Saat Konferensi Pers karena Corona
Beri Diskon Tiket Pesawat, Pemerintah Harap Jumlah Penumpang Naik 20 Persen
Atasi Dampak Virus Corona, LIPI Dorong Pemerintah Sebar Travel Fair di Dunia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini