Jokowi: Pembayaran utang RS sampai ke Presiden, mestinya rampung di Menkes

Rabu, 17 Oktober 2018 12:52 Reporter : Merdeka
Jokowi: Pembayaran utang RS sampai ke Presiden, mestinya rampung di Menkes Jokowi gelar ratas penanggulangan bencana palu. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku menyesalkan adanya masalah utang BPJS yang belum dibayarkan ke Rumah Sakit (RS). Bahkan, kata dia, ia sampai turun tangan menyelesaikan urusan itu. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun tak ingin kejadian tersebut terulang.

"Urusan pembayaran utang RS sampai presiden. Ini kebangetan sebetulnya. Kalau tahun depan masih diulang kebangeten," kata Jokowi saat membuka Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (17/10).

Jokowi mengatakan bahwa menyelesaikan masalah tentang utang BPJS ke RS tidak sulit. Yang terpenting, sistemnya terbangun dengan benar.

"Selalu saya tekankan sistem, selalu saya tekankan manajemen. Karena memang itu. Tapi masa setiap tahun harus dicarikan solusi. Mestinya sudah rampung-lah di Menkes, di Dirut BPJS," ucap Jokowi.

Jokowi mengaku keluhan soal utang BPJS didengarnya langsung dari pihak RS, ketika beberapa kali ia mengunjungi pelayanan di sejumlah RS. Keluhan itu banyak masuk dari direktur RSUD.

Misalnya, saat menengok pelayanan RSUD Nabire, Papua. Jokowi diingatkan utang yang menumpuk hingga puluhan miliar dari BPJS Kesehatan.

"Saya kalau ke daerah pasti belok, saya ingin cek urusan KIS seperti apa, pelaksanaan BPJS seperti apa, urusan komplain seperti apa. Saya tanya langsung, saya dengerin dokter menyampaikan ke kuping saya nyantel disini, Dirutnya bisik-bisik nyantel disini. Tapi saya enggak pernah ngajak yang namanya Bu Menkes dan Dirut BPJS., enggak. Nanti dirutnya pada takut," terang dia.

Reporter: Hanz Salim
Sumber : Liputan6.com [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini