Jokowi Panggil Ketua Dewan Pengarah Musra, Bahas Capres 2024?

Senin, 8 Agustus 2022 14:04 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jokowi Panggil Ketua Dewan Pengarah Musra, Bahas Capres 2024? Ketua Dewan Pengarah Musra Andi Gani Nena Wea. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil dengan Ketua Dewan Pengarah Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia Andi Gani Nena Wea di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/8). Mereka membicarakan terkait acara Musra pada 28 Agustus 2022 di Bandung untuk mencari pemimpin RI 2024.

"Panggilan tadi mendadak tadi malam, tadi malam jam 21.30 WIB malam saya diminta menghadap presiden dan saya mendatangi presiden juga berdiskusi juga soal musyawarah rakyat yang akan dilakukan di sana dan itu adalah merupakan ekspresi," kata Andi usai bertemu Jokowi di kantor Presiden, Jakarta, Senin (8/8).

"Musyawarah tentu kita ingin mencari legacy pimpinan Indonesia berikutnya. Karena kami sudah mengikuti Pak Jokowi sejak dari Solo, pilgub DKI 2012, Pilpres 2014 dan Pilpres 2019," sambungnya.

Andi menyebut, Musra ingin pengganti Jokowi adalah sosok yang benar-benar bisa melanjutkan legacy. Seperti pekerjaan besar mengenai Ibu Kota Nusantara maupun beberapa keputusan politik yang harus dilanjutkan oleh pemimpin berikutnya.

"Itu menjadi perhatian para relawan Jokowi," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Dia pun menepis Musra di 'endorse' oleh Presiden Jokowi untuk mencari pemimpin 2024. Menurutnya, Musra merupakan sikap demokrasi biasa dari rakyat yang terdiri dari relawan, seluruh elemen masyarakat, nelayan, buruh, kaum tani, maupun keterwakilan perempuan.

"Jadi memang banyak parpol-parpol yang mungkin merasa ini musra kok seperti diendorse oleh presiden. Kami tegaskan bahwa ini adalah ide kami. Presiden juga tidak mengendorse tetapi kami tadi tanyakan kehadiran beliau dan beliau belum menjawab kehadiran nanti tanggal 28 Agustus, bisa hadir dan bisa tidak," tuturnya.

"Apakah Pak Jokowi meng-endorse? tidak saya tegaskan, ini ide kami sebagai pimpinan relawan Jokowi bagaimana musyawarah rakyat menjadi ekspresi demokrasi bagi rakyat. Ruangnya di mana? kan enggak ada, semua dikuasai oleh elite partai dan elite politik, Musra menjadi harapan buat semuanya," pungkasnya.

Baca juga:
Ketua Majelis Syura PKS Perkirakan Capres Koalisi Diumumkan Akhir Tahun
Warga Kupang Deklarasikan Anies Baswedan Capres 2024
Cak Imin: Saya Berani Nyapres karena Didukung Warga Jatim dan Kiai Ulama
PPP Sebut Jokowi Promosikan Ganjar dan Prabowo untuk Pilpres 2024
Menebak Maksud Pujian Prabowo ke Jokowi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini