Jokowi Minta Seluruh Bansos Corona Harus Tersalurkan Sebelum Lebaran

Senin, 18 Mei 2020 12:42 Reporter : Merdeka
Jokowi Minta Seluruh Bansos Corona Harus Tersalurkan Sebelum Lebaran Jokowi tinjau Kantor Pos Bogor. ©2020 Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo berharap bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19) dapat tersalurkan seluruhnya pada pekan ini atau sebelum Hari Raya Idul Fitri. Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Senin (18/5).

"Saya juga mendapatkan info dari Mendes dan Mensos minggu ini (bansos) akan selesai semuanya," kata Jokowi.

Saat ini, BLT desa yang baru tersalurkan kurang lebih 15 persen. Sementara bansos tunai kurang lebih 25 persen.

Jokowi meminta agar penyaluran bansos dipercepat dan prosesnya disederhanakan. Sehingga, masyarakat yang terdampak corona sudah dapat menerima bansos sebelum Lebaran Idul Fitri.

"Terkait penyaluran bansos tunai, paket sembako, BLT desa, saya minta sekali lagi prosesnya dipercepat, prosesnya disederhanakan," jelasnya.

Kepala Negara juga meminta agar masalah data yang belum sinkron, segera diselesaikan. Pemerintah daerah diberikan kewenangan dalam mengambil kebijakan operasional.

"Beri fleksibilitas kepada pemerintah daerah, terutama pemerintah desa untuk mengambil kebijakan operasionalnya di lapangan. Sehingga memudahkan tapi tentu akuntabilitas tetap harus dijaga," ujar dia.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan lima hari jelang lebaran, akan dilakukan penyaluran bantuan sosial secara masif.

"Lima hari menjelang lebaran ini akan dilakukan penyaluran besar besaran. Tadi malam sudah ada koordinasi yang dilakukan oleh Menko PMK, Mensos dan Dirut PT Pos. Membahas masalah ketersediaan dana bantuan, data keluarga penerima manfaat (KPM) dan penyalurannya (delivery system). Bila mana perlu, jajaran PT pos tidak libur lebaran, untuk memenuhi target," kata Muhadjir.

Menurutnya, dari 9 juta KPM, targetnya bisa tersalurkan 8,3 juta. Karena sisanya, lokasinya sangat sulit dan membutuhkan waktu.

"Dari 9 juta target KPM, diharapkan bisa tersalur 8,3 juta. Sisanya adalah KPM yang berada di lokasi jauh dan sulit. Membutuhkan waktu lebih lama untuk menjangkau mereka," ungkap Muhadjir.

Dia menyebutkan, pihak PT Pos berjanji waktu penyaluran akan selesai kurang lebih 2 minggu.

"Yang paling lama, menurut dirut PT pos butuh waktu dua minggu," pungkasnya.

Reporter: Lizsa Egeham dan Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini