Jokowi Minta RT, RW, dan Desa Dilibatkan untuk Sinkronisasi Data BST dan BLT

Selasa, 19 Mei 2020 10:17 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Minta RT, RW, dan Desa Dilibatkan untuk Sinkronisasi Data BST dan BLT Jokowi tinjau Kantor Pos Bogor. ©2020 Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi imbau pada jajarannya segera menyelesaikan pendataan yang tidak sinkron terkait pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga yang terdampak Covid-19. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan bantuan harus diberikan secepatnya karena dibutuhkan oleh masyarakat.

"Memang ada data yang tidak sinkron, saya minta segera diselesaikan agar masyarakat yang menunggu bantuan bisa betul-betul dilibatkan," kata Jokowi dalam pembukaan Ratas Penyederhanaan Prosedur Bansos Tunai dan BLT Dana Desa di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (19/5).

Sebab itu Jokowi minta pihak RT, RW, hingga dilibatkan untuk pendataan dan menyamakan data di lapangan. Sehingga kata dia bisa lebih terbuka dan selesai tepat pada waktunya.

"Dibuat mekanisme lebih terbuka lebih transparan sehingga semuanya bisa segera diselesaikan baik itu namanya BLT desa, bansos tunai, saya kira ini ditunggu masyarakat," jelas Jokowi.

Sebelumnya diketahui, Jokowi mengatakan hingga saat ini alokasi Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) belum diberikan. Dia menjelaskan hingga saat ini baru 15 persen yang tersalurkan di masyarakat.

"Perlu saya sampaikan bahwa sampai saat ini BLT Desa baru 15 persen tersalurkan. Artinya ada 85 persen yang belum diterima oleh masyarakat," kata Jokowi. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini