Jokowi Minta Rakyat Tak Prasangka Berlebih Soal Pembahasan Revisi UU KPK

Jumat, 13 September 2019 10:57 Reporter : Merdeka
Jokowi Minta Rakyat Tak Prasangka Berlebih Soal Pembahasan Revisi UU KPK Jokowi pimpin rapat terbatas soal industri 4.0. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat menanggapi pembahasan revisi Undang-Undang KPK dengan jernih. Dia juga meminta jangan berprasangka tidak baik.

"Saya berharap semua pihak bisa membicarakan isu ini dengan jernih, objektif, tanpa prasangka yang berlebihan," kata Jokowi di Istana, Jumat (13/9).

Jokowi menegaskan tidak ada kompromi dalam pemberantasan korupsi. Baginya, korupsi adalah musuh bersama.

"Dan saya ingin KPK mempunyai peran sentral dalam pemberantasan korupsi di negeri kita, yang mempunyai kewenangan lebih kuat dibanding lembaga-lembaga lain dalam memberantas korupsi," katanya.

Penolakan terhadap rencana revisi Undang-Undang (UU) nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengalir. Mereka menganggap revisi UU hanya untuk melemahkan KPK. [eko]

Baca juga:
Jokowi Tak Setuju Penyidik KPK Hanya dari Polri & Kejagung, Bisa dari Unsur ASN
Jokowi Setuju KPK Bisa SP3 untuk Jamin Perlindungan HAM
Jokowi Tak Setuju KPK Harus Minta Izin Lembaga Eksternal untuk Penyadapan
Jokowi Pastikan Dewan Pengawas KPK Bukan Politisi dan Penegak Hukum Aktif
Capim Roby Arya Sepakat Revisi UU KPK
Pemerintah Setuju Bahas Penambahan Pimpinan DPR

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini