Jokowi Minta Peneliti Mampu Produksi Massal Vaksin hingga Mancanegara

Rabu, 20 Mei 2020 12:40 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Minta Peneliti Mampu Produksi Massal Vaksin hingga Mancanegara Presiden Jokowi berulang tahun. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi optimis Indonesia bisa membuat alat kesehatan sendiri untuk atasi pandemi Covid-19. Hal tersebut terlihat saat ini para peneliti bekerja sama dengan Universitas, serta pihak swasta di Indonesia.

Mulai dari PCR Test Kit (alat tes PCR untuk diagnosa Covid-19), Rapid Test Kit (alat tes cepat untuk deteksi awal Covid-19).

Kemudian Ventilator karya BPPT, ITB, UI, UGM, PT Dharma, dan PT Poly Jaya, Produk Imunomodulator, Plasma Convalesence, Mobile Lab BSL-2, Artificial Intelligence untuk Deteksi Covid-19, Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR), serta Purifying Respirator.

"Kita patut berbangga karena dari tangan-tangan anak bangsa, dari tangan-tangan kita sendiri, kita mampu menghasilkan karya-karya yang sangat dibutuhkan," kata Jokowi dalam Peresmian Peluncuran Produk Riset,Teknologi dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Covid-19 melalui siaran telekoference di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (20/5).

Sebab itu, Jokowi minta bukan hanya membuat alkes saja, tetapi para peneliti juga tidak berhenti untuk mencari obat hingga vaksin. Tidak hanya itu, hal tersebut juga, kata dia, harus berkelanjutan yaitu dengan diproduksi secara massal untuk memenuhi kebutuhan domestik hingga ekspor ke mancanegara.

"Harus bisa diproduksi secara massal untuk memenuhi kebutuhan domestik kita dan juga bisa ekspor ke mancanegara," jelas Jokowi.

Karena itu, Jokowi imbau agar kerja sama dan kolaborasi antar kekuatan anak bangsa harus diperkuat. Serta lembaga-lembaga perguruan tinggi hingga dunia industri harus bekerja sama.

"Sudah saatnya dunia industri harus berani berinvestasi. Sudah saatnya masyarakat harus juga mulai mencintai produk-produk dalam negeri kita," ungkap Jokowi.

1 dari 1 halaman

Jokowi juga menjelaskan, saat ini dunia sedang beradu cepat untuk menangani pandemi Covid-19. Sebab itu kata dia, Indonesia harus terus berinovasi.

"Kita harus menjawabnya dengan inovasi dan karya-karya nyata yang konkret dan ini adalah momentum baru, ini adalah momentum baru bagi kebangkitan bangsa," kata Jokowi.

Dia menjelaskan, saat ini adalah momentum baru kebangkitan dunia sains. Khususnya di Indonesia dalam bidang kesehatan.

"Ini adalah momentum baru kebangkitan Bidang sains dan teknologi kita dan khususnya di bidang kesehatan," ungkap Jokowi. [rnd]

Baca juga:
Jokowi: Eijkman Sudah Punya 7 Urutan Genom untuk Pengembangan Vaksin Covid-19
CEK FAKTA: Tidak Benar Anies Potong Tunjangan Tenaga Medis yang Tangani Covid-19
Ilmuwan di China Percaya Obat Baru Bisa Hentikan Pandemi Tanpa Vaksin
CEK FAKTA: Disinformasi Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sembuh Tetap Rusak
Inggris Akan Produksi 30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Hingga September
Kabar Bahagia, Hasil Uji Awal Vaksin Corona di AS Menggembirakan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini