Jokowi Minta Mensos Segera Salurkan Bansos Awal Januari 2021

Rabu, 25 November 2020 14:09 Reporter : Merdeka
Jokowi Minta Mensos Segera Salurkan Bansos Awal Januari 2021 Presiden Jokowi Hadiri KTT APEC. ©2020 Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan pada Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara agar bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat segera disalurkan Januari 2021. Harapannya, dapat meningkatkan daya beli masyarakat sehingga perekonomian Indonesia dapat bergerak.

"Pak Mensos, di awal Januari 2021, (bansos) juga harus segera diberikan kepada penerima manfaat, kepada masyarakat agar belanja masyarakat meningkat, agar konsumsi masyarakat meningkat. Sehingga juga menggerakkan ekonomi di lapisan bawah," jelas Jokowi

Jokowi menyampaikan permintaannya itu pada acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa tahun 2021 dari Istana Negara Jakarta, Rabu (25/11).

Dia mengingatkan seluruh jajaran menteri tidak terjebak pada rutinitas biasa di masa krisis akibat pandemi. Jokowi ingin para menteri bekerja dengan cara-cara baru dan luar biasa dalam menangani dampak Covid-19.

"Kita harus bekerja lebih cepat karena kita, sudah saya sering saya sampaikan, kita dalam kondisi krisis, semangatnya, auranya harus berbeda tidak pada kondisi normal," ucapnya.

"Semuanya harus pindah channel ke extraordinary agar program stimulus ini betul-betul bisa berdampak dan memberikan daya ungkit pada pertumbuhan ekonomi," sambung Jokowi.

Menurut dia, program perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi masih menjadi fokus utama pemerintah 2021. Dalam APBN 2021, pemerintah mengalokasikan belanja negara sebesar Rp2.750 triliun.

Alokasi belanja negara ini terdiri dari, belanja untuk kementerian/lembaga sebesar Rp1.032 triliun serta transfer daerah dan dana desa sebesar Rp795,5 triliun. Sebanyak Rp408,8 triliun dianggarkan untuk program perlindungan sosial.

Jokowi meminta para menteri, pimpinan lembaga negara, dan kepala daerah melakukan reformasi anggaran agar bisa menggerakkan perekonomian Indonesia. Dia menekankan bahwa anggaran pemerintah dan daerah harus dibelanjakan dengan cermat, efektif dan tepat sasaran.

"Seluruh Rupiah yang ada di APBN maupun APBD harus betul-betul dibelanjakan untuk kepentingan rakyat," ucap Jokowi.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini