Jokowi Minta Gubernur NTT Selesaikan Sengketa Lahan di Labuan Bajo

Senin, 20 Januari 2020 16:14 Reporter : Merdeka
Jokowi Minta Gubernur NTT Selesaikan Sengketa Lahan di Labuan Bajo Presiden Jokowi di Labuan Bajo Tentang Pariwisata Super Premium. ©Liputan6.com/Lizsa Egeham

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Gubernur NTT Victor Laiskodat dan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula untuk menyelesaikan masalah sengketa lahan di kawasan wisata Labuan Bajo. Sebab, kata dia, masalah sengketa lahan menjadi salah satu perhatian para investor.

"Pak Gubernur dan Pak Bupati mengenai masih banyaknya tanah sengketa di sini, ini tolong jadi catatan karena ini jadi perhatian dari para investor yang ingin menanamkan modal di sini," ujar Jokowi di Plataran Komodo Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Senin (20/1).

Menurut dia, perlu ada penyelarasan antara hukum adat dan hukum positif sehingga masalah sengketa lahan terselesaikan. Jokowi mengaku saat ini sudah ada investor dalam negeri maupun asing yang ingin menanamkan modalnya di Labuan Bajo, salah satunya dari Uni Emirate Arab (UEA).

"Ada (investor) yang dari domestik, ada yang asing. Ada yang dari sana (UEA) juga ada," ucap Jokowi di Puncak Waringin Labuan Bajo.

1 dari 1 halaman

Kembangkan Labuan Bajo

Sebelumnya, Jokowi mengatakan bahwa pengembangan destinasi wisata Labuan Bajo menjadi super premium akan mulai dibenahi pada awal 2020. Untuk itu, dia menekankan pentingnya kebersihan, keamanan, dan kenyamanan para wisatawan.

Sebab, kata dia, segmen wisatawan di Labuan Bajo adalah yang memiliki pengeluaran lebih besar. Hal itu disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas mengenai pengembangan destinasi wisata Labuan Bajo di Plataran Komodo, Nusa Tenggara Timur

"Yang pertama yang berkaitan dengan penataan kawasan, kita memang ingin segmen pasar wisatawan yang hadir di sini adalah yang pengeluarannya lebih besar dari wisatawan kebanyakan," kata Jokowi.

"Oleh sebab itu, kita perlu sekali melakukan integrasi baik berkaitan dengan kerapian, kebersihan, kenyamanan dan keamanan bagi para wisatawan," sambungnya.

Bukan hanya menjadi kawasan super premium, pemerintah juga menyiapkan Labuan Bajo untuk menjadi tuan rumah pertemuan G-20 Summit dan ASEAN Summit 2023. Untuk diketahui, pada 2023 Indonesia akan menjadi Ketua ASEAN sekaligus Ketua G-20.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [eko]

Baca juga:
Presiden Jokowi Sebut Uni Emirat Arab Akan Investasi ke Labuan Bajo
Jokowi Siapkan Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah Pertemuan G20 dan ASEAN Summit di 2023
Presiden Jokowi Inginkan Jadi Wisata Super Premium, ini Sederet Masalah Labuan Bajo
Percantik Labuan Bajo, PUPR Siapkan Dana Pembangunan Rp979 M Target Selesai Desember
Jokowi sebut Labuan Bajo akan jadi Destinasi Wisata Super Premium
Naik Kapal Pinisi, Jokowi Tinjau Kesiapan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini