Jokowi Minta FIBA Asia Cup dan World Superbike Digelar dengan Prokes Ketat

Rabu, 2 Juni 2021 16:13 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Minta FIBA Asia Cup dan World Superbike Digelar dengan Prokes Ketat Presiden Jokowi pimpin upacara Hari Lahir Pancasila. ©Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali untuk mempersiapkan dengan baik terkait event sports tourism berkelas dunia. Salah satunya turnamen basket internasional FIBA Asia Cup yang akan dilakukan seperti perhelatan ASIAN Games pada 2018.

Diketahui FIBA bakal diselenggarakan pada 17-19 Agustus 2021 di Istora Senayan Jakarta dan World Superbike yang akan diselenggarakan pada 12-14 November 2021 di Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

"Saya kira kalau kita berkaca kepada Asian Games, tim nasional kita berada pada posisi 8 besar. Maka Insyaallah ini akan sama pada saat FIBA Asia nanti, nah Bapak Presiden setuju, dan beliau memberikan arahan kepada kami untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya karena waktunya sudah mepet," kata Zainudin usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (2/6).

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan perhelatan world super bike akan melibatkan 24 atlet mancanegara. Diperkirakan antara 20 ribu penonton per hari yang berpotensi untuk menyaksikan world Superbike.

"Arahan presiden bahwa walaupun antusiasme yang tinggi dari masyarakat namun penyelenggaraan harus menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan disiplin. Baik bagi para atlet maupun official crew dan juga para penonton," ungkapnya Sandi.

Jokowi, kata Sandi, berharap para atlet hadir 5 hari sebelum latihan dengan status sudah divaksin oleh 6 vaksin yang sudah disetujui oleh WHO. Kemudian sebelum keberangkatan melakukan tes PCR.

"Setelah kedatangan dalam karantina akan terus secara rutin dilakukan testing bagi para atlet," bebernya.

Sementara itu, Sandi berharap kedua ajang tersebut mampu membangkitkan semangat. Sehingga menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia siap untuk menyelenggarakan event internasional.

"Covid-19 memaksa kita beradaptasi dan ini kita lakukan dengan penuh konsekuensi secara totalitas untuk memastikan pengendalian dari covid 19," bebernya.

Baca Selanjutnya: Dua Event Dunia...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini