Jokowi minta anak muda tak takut hadapi tantangan

Senin, 16 Juli 2018 10:14 Reporter : Supriatin
Jokowi minta anak muda tak takut hadapi tantangan Jokowi di ABN NasDem. ©2018 Merdeka.com/Titin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan kuliah umum pada Akademi Bela Negara (ABN) Partai Nasional Demokrat (NasDem) angkatan ke-2.

Jokowi mengingatkan sebagai negara besar, Indonesia akan menghadapi tantangan besar di masa mendatang. Tantangan besar bisa berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.

"Di dalam negeri, radikalisme itu tantangan besar kita. Intoleransi tantangan besar kita ke depan," kata Jokowi di Gedung ABN NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (16/7).

Selain itu, persoalan terorisme, korupsi, kemiskinan, dan kesenjangan menjadi tantangan besar Indonesia. Dari luar negeri, perang dagang bisa menjadi ancaman besar.

"Perang dagang Amerika dan China. Revolusi industri 4.0 ini juga tantangan kalau kita tidak mempersiapkan diri dan tidak bisa mengikuti," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berpesan, meski tantangan yang dihadapi semakin banyak, anak muda bangsa tidak boleh takut. Generasi bangsa harus terus mengasah diri, melakukan hal-hal produktif serta meningkatkan etos kerja.

"Kita tidak boleh takut menghadapi tantangan, ragu menghadapi tantangan. Apalagi anak-anak muda. Pastilah ujian yang datang ini juga tidak kecil. Karena negaranya negara besar, ujiannya besar, cobaannya besar, tantangannya besar," kata dia.

Tidak hanya itu, lanjut Jokowi, anak muda harus mulai menjaga kedisiplinan sejak dini. Segala aktivitas harus dilakukan sesuai perencanaan awal.

"Disiplin nasional harus kita perbaiki. Ngomong jam 9 mulai, ya mulai. Jangan mundur 2 jam, 3 jam. Enggak disiplin itu namanya," ujarnya.

Dalam acara kuliah umum ABN NasDem ini, Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, serta Menteri Perindustrian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Hadir juga anggota Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD, Ketua DPR Bambang Soesatyo, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. [rzk]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini