Jokowi Marah ke Mendag dan Menteri Investasi, Bisa Direshuffle Kalau Kerja Tak Bagus

Senin, 19 Juli 2021 12:11 Reporter : Ahda Bayhaqi
Jokowi Marah ke Mendag dan Menteri Investasi, Bisa Direshuffle Kalau Kerja Tak Bagus Jokowi Tinjau Kesiapan Rusun Pasar Rumut sebagai Tempat Isolasi. ©Istimewa

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo marah saat rapat terbatas dengan para pembantunya. Sebabnya dua menteri, Menteri Perdagangan dan Menteri Investasi ke luar negeri di saat krisis pandemi Covid-19. Jokowi juga kecewa dengan kinerja sejumlah menteri.

Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, jika memang dirasa para pembantunya bekerja tidak maksimal, sebaiknya Jokowi menggantinya. Jokowi perlu menteri yang bisa bekerja di saat pandemi Covid-19.

"Di mana-mana jika menteri enggak bagus kerjanya ya mesti direshuffle siapapun dia," ujar Ujang kepada wartawan, Senin (19/7).

Namun, Ujang pesimis jika Jokowi akan melakukan reshuffle kabinet. Sebabnya jika dilakukan hanya akan menambah gaduh.

"Tetapi sepertinya tidak akan ada reshuffle sekarang ini. Karena akan menambah gaduh," ucapnya.

Ujang menilai, kemarahan Jokowi seperti hanya gimmick semata. Seharusnya Jokowi tahu jika ada menteri yang ke luar negeri. Menteri yang ke luar negeri seharusnya dengan sepengetahuan dan seizin Jokowi.

"Walaupun marah sepertinya hanya gimmick saja. Karena menteri-menteri ke luar negeri itu juga pasti sudah sepengetahuan dan seizin presiden," ujarnya.

Jokowi dan para menterinya seharusnya saling bahu membantu menghadapi pandemi Covid-19. Bukan hanya cuma sibuk masing-masing.

"Mestinya presiden dan para menterinya bahu membahu bekerja keras dalam menangani pandemi Covid-19. Bukan sibuk masing-masing," kata Ujang.

Baca Selanjutnya: Jokowi Marah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini