Jokowi Lantik Laksdya Aan Kurnia Menjadi Kepala Bakamla

Rabu, 12 Februari 2020 15:28 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jokowi Lantik Laksdya Aan Kurnia Menjadi Kepala Bakamla Jokowi Lantik Aan Kurnia jadi Kepala Bakamla. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Laksamana Madya (Laksdya) TNI Angkatan Laut Aan Kurnia menjadi Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla). Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Pelantikan itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 17/TPA tahun 2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan pimpinan di lingkungan Bakamla. Jokowi pun membacakan sumpah jabatan yang diikuti Aan.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia dan taat kepada undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Jokowi saat melantik Aan di Istana Negara, Rabu (12/2).

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," ucap Jokowi sambil ditirukan Aan.

1 dari 1 halaman

Dihadiri Sejumlah Pejabat

Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto, Menkopolhukam Mahfud MD, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, dan sejumlah pejabat negara lainnya.

Aan Kurnia menggantikan Laksamana Madya TNI (Pur) Achmad Taufiqoerrochman yang sudah menjabat sejak September 2018 dan akan memasuki masa pensiun tahun ini.

Aan Kurnia merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut tahun 1987. Ia sebelumnya merupakan perwira tinggi TNI AL yang menjabat Komandan Jenderal Akademi TNI. [eko]

Baca juga:
Jokowi Lantik Laksdya Aan Kurnia Menjadi Kepala Bakamla
Menko Luhut Target Omnibus Law Bakamla Selesai Dalam Satu Bulan
Presiden Jokowi Tunjuk Laksdya Aan Kurnia Jadi Kepala Bakamla
Jokowi Sudah Putuskan Kepala Bakamla Baru Pengganti Laksdya Taufiqoerrochman
Menko Luhut: 72 Tahun Merdeka, Indonesia Belum Punya Kapal Pelayaran Samudera
Pemerintah Rumuskan Omnibus Law Perkuat Bakamla, DPR Dorong Penguatan Kapal TNI AL

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini