Jokowi ke Ukraina, Intip Persiapan Taktis Paspampres

Kamis, 23 Juni 2022 13:22 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jokowi ke Ukraina, Intip Persiapan Taktis Paspampres Atraksi Paspampres. Youtube/Wakil Presiden Republik Indonesia

Merdeka.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan ke ibu kota Ukraina dan Rusia, yakni Kiev dan Moskow di tengah situasi perang. Ada 39 Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang sudah siap melekat untuk keamanan Jokowi.

39 Tim pengamanan itu terdiri dari 19 orang tim Main Group (pengamanan utama), 10 tim Matan (penyelamat) dan 10 orang tim Advance (pendahulu).

"Untuk main groupnya kita sendiri tetap penyelamatan dengan mengcover beliau secara langsung. Nanti kalau seandainya matan punya tugas masing-masing. Itu juga sidah kita siapkan, matan 10, main groupnya sendiri itu ada 19, kemudian advancenya 10 nanti yang akan berada di sana, memang kita sudah bagi," kata Dapaspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo saat dihubungi, Kamis (23/6).

"Kalau kita sendiri yang melekat ke beliau ada 19 ditambah yang matan-nya sendiri 10 di sana, berarti 29 ditambah dengan 10 orang (advance) yang sudah standby di sana," tambahnya.

Budi melanjutkan, Paspampres sudah menyiapkan helm dan rompi untuk kepala negara. Pihak Ukraina juga sudah memberi keleluasaan untuk menggunakan senjata laras panjang dengan amunisi yang tidak terbatas.

"Perlengkapan pun kita sudah siapkan helm rompi yang kemungkinan kalau memang berkenan digunakan untuk kegiatan di sana kita juga sudah siapkan semuanya, untuk senjata yang biasanya kita tidak menggunakan senjata laras panjang," tuturnya.

"Dari pihak Ukrain juga sudah memberi kita keleluasaan untuk membawa senjata laras panjang sesuai dengan jumlah personel paspampres kita dengan amunisi yang tidak terbatas," sambungnya.

Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan ke ibu kota Ukraina dan Rusia, yakni Kiev dan Moskow, dan bertemu dengan pemimpin masing-masing negara Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Vladimir Putin.

Dalam pengarahan pers yang diikuti dari Jakarta, Rabu, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi mengatakan, kunjungan tersebut akan dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kunjungan Presiden ke luar negeri pada akhir Juni, dan dilakukan dalam situasi yang masih sangat kompleks.

Hal itu terkait dengan peperangan yang masih berlangsung di Ukraina.

"Meskipun situasinya sulit dan masalahnya kompleks, sebagai presiden G20 dan salah satu anggota champion group dari Global Crisis Response Group yang dibentuk oleh Sekjen PBB, Presiden Jokowi memilih untuk mencoba berkontribusi, tidak memilih untuk diam," papar Menlu, seperti dilansir Antara, Rabu (22/6).

Dia menambahkan bahwa Presiden Jokowi akan menjadi pemimpin negara Asia pertama yang melakukan kunjungan ke dua negara tersebut sejak Rusia melancarkan apa yang disebut sebagai operasi khusus di Ukraina.

Menurut Menlu, kunjungan Presiden merupakan cerminan kepedulian terhadap kemanusiaan serta upaya memberikan kontribusi untuk menangani dampak yang dirasakan oleh berbagai negara di dunia akibat peperangan tersebut.

"Mencoba memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang diakibatkan karena perang dan dampaknya dirasakan oleh semua negara, terutama negara berkembang dan negara berpenghasilan rendah," ujarnya.

Selain itu, kunjungan tersebut juga sebagai upaya untuk mendorong semangat perdamaian.

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ukraina dan Rusia akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan ke beberapa negara.

Sebelum mengunjungi kedua negara tersebut, Presiden akan melakukan kunjungan ke Jerman untuk menghadiri KTT G7 sebagai negara mitra.

Usai berkunjung ke ukraina dan Rusia, Jokowi kemudian dijadwalkan berangkat ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab untuk membahas kerja sama ekonomi. [rhm]

Baca juga:
Jokowi: WTP Bukan Tujuan Akhir, tapi Gunakan Uang Rakyat Sebaik-baiknya
Dapat Opini WTP dari BPK, Jokowi: Pencapaian Baik di Tahun yang Berat
Jokowi: Kita Masih Dalam Situasi yang Penuh Ketidakpastian
Aksi Menteri Basuki Cairkan Suasana Minta Jokowi dan Puan Minum Kelapa Muda
Berkaca Bandara Kulon Progo, Jokowi Yakin Pembangunan IKN Lancar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini