Jokowi ke Para Rektor: Perguruan Tinggi Harus Fasilitasi Mahasiswa Kembangkan Talenta

Selasa, 14 September 2021 17:52 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi ke Para Rektor: Perguruan Tinggi Harus Fasilitasi Mahasiswa Kembangkan Talenta Presiden Jokowi Kunjungi Grab Vaccine Center di Yogyakarta. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada para rektor perguruan tinggi untuk memberikan fasilitas untuk mengembangkan talenta para mahasiswa. Hal tersebut seiring dengan terjadinya revolusi industri 4.0, disrupsi teknologi, pandemi yang mempercepat gelombang besar perubahan dunia.

"Sehingga yang terjadi adalah ketidakpastian itu sangat tinggi sekali. Sekali lagi, ketidakpastian itu menjadi tinggi sekali. Oleh sebab itu, pendidikan tinggi harus memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan talentanya," katanya saat memberikan arahan dalam pertemuan majelis rektor perguruan tinggi Indonesia dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden, Selasa(14/9).

Dia meminta agar pola-pola pembelajaran di kampus harus ditinggalkan. Jangan sampai, kata Jokowi mahasiswa dipagari terlalu banyak program studi di fakultas.

"Jangan mahasiswa dipagari oleh terlalu banyak program-program studi di fakultas. Ini saya kira sudah berkali-kali saya sampaikan, tapi akan saya ulang terus," tegasnya.

Mantan Wali Kota Solo tersebut pun menegaskan sekali lagi agar mahasiswa diberikan fasilitas terbaik. Sebab kata dia belum tentu talenta yang dimiliki sesuai dengan pilihan program studi para mahasiswa.

"Karena kita ingat pilihan prodi, jurusan, dan fakultas tidak selalu berdasarkan pada talenta. Ketidakcocokan itu kadang-kadang terasa saat kuliah. Karena yang kita tahu orang bisa berkarier yang jauh dari ilmu di ijazahnya," bebernya.

Dia pun mencontohkan hal tersebut seperti yang dialami Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang saat kuliah menimba ilmu di fakultas teknik fisika nuklir. Tetapi ketika bekerja di lapangan berprofesi sebagai banking.

"Tapi nyatanya juga bisa melesat sampai menduduki tangga paling puncak direktur utama Bank mandiri. Melompat lagi jadi menteri kesehatan. Sehingga menurut saya, sejak S1 itu mestinya bakat-bakat itu difasilitasi," bebernya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini