Jokowi: Jangan sampai karena beda pilihan, kita jadi tidak rukun

Senin, 12 Maret 2018 08:16 Reporter : Fikri Faqih
jokowi buka rapimnas partai demokrat. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan agar tidak ada kegaduhan usai Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang. Dia mengimbau masyarakat untuk tetap rukun usai pesta demokrasi diselenggarakan.

"Pilkada, pemilu legislatif, pilpres hanya pesta demokrasi lima tahun, coblos saja, setelah itu ya rukun kembali," kata Jokowi di hadapan sekitar 3.000 warga penerima sertifikat tanah dari lima kabupaten dan kota wilayah Jawa Barat di Gedung Pertemuan Radian Kabupaten Cirebon, Minggu (11/3).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta perbedaan pilihan politik tidak menjadi alasan untuk berpecah. Dia menekankan persatuan tetap harus dijaga.

"Saya titip, jangan sampai karena beda pilihan, kita jadi tidak rukun, kita jadi tidak bersaudara, tidak rukun antartetangga, antarkampung, jangan sampai tidak saling sapa hanya karena beda pilihan," katanya.

Jokowi menyebut Indonesia merupakan negara besar dengan beragam suku bangsa, bahasa dan agama. Menurut dia, kondisi tersebut berbeda dengan Singapura yang hanya memiliki empat suku atau Afghanistan yang hanya memiliki tujuh suku.

Sementara mengenai penyerahan 3.000 sertifikat pada Minggu ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil menjelaskan, penerima berasal dari lima kabupaten/kota di Jabar yaitu Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu.

Jokowi menyebutkan 3.000 sertifikat itu merupakan bagian dari 9.810 sertifikat yang akan diserahkan saat ini dan dalam waktu dekat.

"Sisanya akan didistribusikan BPN di masing masing kabupaten/kota," jelas mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional itu.

Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini