Jokowi Jangan Sampai Dikenang Jadi Presiden yang Lemahkan KPK

Selasa, 3 September 2019 12:56 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Jokowi Jangan Sampai Dikenang Jadi Presiden yang Lemahkan KPK Koalisi Masyarakat Sipil Minta Jokowi Coret Capim KPK Bermasalah. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - 10 Capim KPK yang akan diserahkan Presiden Jokowi ke DPR mendapat sorotan. Jokowi diminta melakukan kocok ulang terhadap 10 nama hasil seleksi Pansel Capim KPK tersebut.

Ketua YLBHI, M Isnur mengaku senang dengan statemen Presiden Jokowi yang tak ingin terburu-buru menyerahkan hasil seleksi Pansel Capim KPK. Jokowi malah meminta masukan dari masyarakat terhadap sosok 10 Capim KPK tersebut.

Isnur mendesak agar Jokowi mengocok ulang komposisi Capim KPK. Salah satu yang paling terlihat, yakni tak adanya calon dari perempuan di antara 10 nama tersebut.

"Misalnya, dari 10 nama ada enggak calon perempuan? Padahal isu gender, bagi Pak Jokowi itukan penting, bagaimana keterwakilan perempuan dalam pimpinan. Harusnya kocok ulang," jelas Isnur saat dihubungi merdeka.com, Selasa (3/9).

Isnur juga menyampaikan, Jokowi juga memiliki preseden yang baik dalam membatalkan pencalonan seseorang. Saat itu, kata dia, Jokowi membatalkan pencalonan Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri, karena masukan dari masyarakat.

"Dulu misalnya ada calon dari Kapolri, dari Pak Jokowi yakni Pak BG, tapi karena masukan masyarakat, dia menarik lagi, itu biasa saja. Pak Jokowi punya preseden ini, mumpung sebelum diserahkan ke DPR, masih punya waktu perbaikan," tambah Isnur.

Hal ini penting dilakukan, Isnur menggarisbawahi, jangan sampai Jokowi justru dikenang sebagai presiden yang membuat kebijakan melemahkan KPK.

"Jangan sampai dikenang justru sebagai presiden yang melemahkan KPK, dia harusnya dikenang sebagai orang yang galak, tegas terhadap koruptor," tutup dia.

Berikut 10 nama capim KPK yang lolos seleksi:

1 Wakil Ketua KPK Alexander Marwata

2 Kapolda Sumatera Selatan Irjen Firli Bahuri

3 Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) I Nyoman Wara

4 Jaksa, Johanis Tanak

5 Advokat, Lili Pintauli Siregar

6 Dosen, Luthfi Jayadi Kurniawan

7 Hakim, Nawawi Pamolango

8 Dosen, Nurul Ghufron

9 PNS Sekretaris Kabinet, Robi Arya

10 PNS Kementerian Keuangan, Sigit Danang Joyo.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Siapa Layak Pimpin KPK? Klik disini [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini