Jokowi Imbau Pelaksanaan PSBB Tidak Dilakukan Seragam di Indonesia

Kamis, 9 April 2020 16:25 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Imbau Pelaksanaan PSBB Tidak Dilakukan Seragam di Indonesia Jokowi di Istana Bogor Secara Virtual Bahas Covid-19. ©2020 Biro Pers Setpres

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kepada kepala daerah agar tidak tergesa-gesa mengambil keputusan, sehingga salah langkah terkait penuntasan pandemi Covid-19. Sebab itu dia meminta agar pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak diberlakukan di seluruh wilayah Indonesia.

"Saya sampaikan bahwa pelaksanaan PSBB ini tidak diberlakukan secara seragam di seluruh Indonesia. Melainkan kita ingin melihat kondisi masing-masing daerah," kata Jokowi saat siaran telekonference, Kamis (9/4).

Dia menjelaskan penetapan PSBB ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dan mencakup dengan pemberlakuan peliburan sekolah, penutupan kantor,hingga pembatasan kegiatan agama dan umum. Sebab itu, Jokowi meminta para kepala daerah melihat aspek tersebut.

"Ini penting sekali sekali lagi kita tidak ingin memutuskan itu grusa grusu cepat tetapi tidak tepat. Saya kira lebih baik kita memutuskan ini dengan perhitungan dengan kejernihan dan kalkulasi yang detail dan mendalam," jelas Jokowi.

Diketahui sebelumnya wilayah DKI Jakarta sudah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat untuk menerapkan PSBB. Setelah itu beberapa daerah pun meminta untuk menerapkan PSBB.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan ada beberapa daerah yang sudah memberikan surat pengajuan PSBB, yaitu Fakfak dan Mimika, Papua Barat. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini