Jokowi Harus Perbaiki Manajerial Kepemimpinannya untuk Hadapi Pandemi Covid-19

Senin, 19 Juli 2021 15:56 Reporter : Ahda Bayhaqi
Jokowi Harus Perbaiki Manajerial Kepemimpinannya untuk Hadapi Pandemi Covid-19 Jokowi tinjau Rumah Sakit Asrama Haji. ©Istimewa

Merdeka.com - Ketua DPP PKS, Nabil Ahmad Fauzi, menilai Presiden Joko Widodo harus memperbaiki kemampuan manajerialnya. Hal itu menanggapi kemarahan Jokowi ketika dua menterinya, Menteri Perdagangan dan Menteri Investasi ke luar negeri saat di Tanah Air diberlakukan PPKM Darurat. Ditambah, Jokowi juga dinilai masih kurang responsif terhadap kritik dan masukan.

"PKS melihat bahwa yang harus diperbaiki adalah manajerial kepemimpinan Presiden, apalagi selama ini dinilai masih kurang responsif terhadap kritik dan masukan," ujar Nabil, Senin (19/7).

Pro kontra di kabinet Jokowi juga mempengaruhi kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah, terutama terkait penanganan pandemi Covid-19.

Sikap dua menteri Jokowi yang bepergian ke luar negeri cerminan kemampuan manajerial Presiden Jokowi.

"Bagi kami, sikap para menteri tersebut merupakan cerminan dari manajerial kepemimpinan Presiden Jokowi sendiri. Karena langkah dan kebijakan pemerintah merujuk kepada komando dari orang nomor satu di republik ini. Bukankah Presiden menegaskan bahwa tidak ada visi misi menteri, yang ada hanyalah visi misi presiden," ujar Nabil.

Mengutip hasil survei LSI, tingkat kepercayaan publik kepada Jokowi dalam menangani pandemi menurun. Dari 56 persen pada Februari 2021, turun ke 43 pada Juni 2021. Untuk pertama kali kepercayaan publik kepada presiden di bawah 50 persen.

Nabil menyebut survei ini menjadi alarm pemerintahan Jokowi supaya serius untuk memperbaiki kinerjanya.

"Tentu temuan survei ini menjadi alarm bagi pemerintahan Presiden Jokowi. Kami mendorong Presiden beserta seluruh stakeholder pemerintah lebih serius untuk memperbaiki kinerjanya. Hal ini penting untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap kemampuan pemerintah dalam membangkitkan ekonomi nasional dan penanganan pandemi," pungkasnya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini