Jokowi belum terpikir berikan jatah menteri buat Golkar

Selasa, 17 Mei 2016 12:38 Reporter : Rizky Andwika
Jokowi belum terpikir berikan jatah menteri buat Golkar Jokowi bertemu pimpinan DPR. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar secara resmi mengumumkan telah keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP). Keputusan tersebut diambil setelah Partai Golkar menyatakan berbelok mendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Saat ini, Partai Golkar juga telah memiliki Ketua Umum yang baru yaitu Setya Novanto. Namun Presiden Joko Widodo mengaku saat ini belum terpikirkan akan memberikan jatah menteri di Kabinet kerja untuk Partai Beringin ini.

"Belum sampai ke sana, belum bicara," kata Jokowi di Korea Selatan, Selasa (17/5).

Seperti diketahui, Partai Golkar memutuskan tak lagi berada di dalam Koalisi Merah Putih (KMP). Keputusan ini diambil sebagai hasil sidang komite di Munaslub Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, Senin (16/5).

Sekretaris Steering Committe Siti Aisyah mengatakan, sesuai doktrin Partai Golkar, kader partai mengisi pembangunan dengan kerja demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, Partai Golkar bergabung dan mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi keputusan Munas Partai Golkar Nomor 5/Munas 9/ 2014 tentang posisi Partai Golkar dalam Koalisi Merah Putih," kata Aisyah membacakan di rapat paripurna Munaslub Golkar.

Siti juga menegaskan, Partai Golkar akan mendukung penuh pemerintahan Jokowi-JK. Golkar harus memberikan langkah nyata dalam mendukung pemerintah.

"Keputusan Golkar untuk mendukung pemerintahan Jokowi-JK harus ditindaklanjuti dengan upaya nyata Partai Golkar, demi menyukseskan penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan," jelas Aisyah.

Selanjutnya hasil sidang komite Munaslub, DPP Golkar diberi kewenangan penuh untuk mengambil kebijakan dan segala langkah dalam rangka mengkonsolidasikan seluruh tindakan dengan tetap berteguh pada ideologi doktrin, paradigma baru dan platform perjuangan Golkar. "Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan 16 Mei 2016," tutup Aisyah. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini