Jokowi Bagikan SK Perhutanan Sosial & Obyek Reforma Agraria: Jangan Dipindahtangankan

Kamis, 7 Januari 2021 14:52 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Bagikan SK Perhutanan Sosial & Obyek Reforma Agraria: Jangan Dipindahtangankan Jokowi lantik menteri baru. ©Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi membagikan 35 Surat Keputusan (SK) Hutan Adat, 2.929 SK Hutan Sosial dan 58 SK Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) se-Indonesia. Pemberian SK tersebut dilakukan melalui virtual di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (7/1).

"Hari ini, diserahkan 2.929 SK perhutanan sosial di seluruh Tanah Air, di seluruh Indonesia. Luasnya 3,442 juta hektare yang Insya Allah akan bermanfaat bagi 651 ribu KK. Selain itu diserahkan juga 35 SK hutan adat seluas 37.500 hektare dan 58 SK TORA seluas 72 ribu hektare di 17 provinsi," kata Jokowi di hadapan penerima SK di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (7/1).

Kepada penerima, Jokowi berpesan, agar lahan yang sudah disahkan digunakan untuk kegiatan yang produktif. Dikembangkan menjadi ladang perekonomian untuk masyarakat.

"Saya tidak ingin, ini sudah berkali-kali disampaikan, saya tidak ingin hanya sekadar membagi-bagikan SK. Ini akan saya ikuti, akan saya cek terus, untuk memastikan bahwa lahan ini betul-betul dipakai untuk kegiatan produktif, tidak diterlantarkan, tetapi terus dikembangkan, sehingga memiliki manfaat yang besar bagi ekonomi kita, bagi ekonomi masyarakat," ungkap Jokowi.

Selain itu, dia juga tak mau jika SK tersebut tidak dipindahtangankan kepada orang lain. Kepada pemegang lahan diharapkan memberikan rumusan aspek usaha yang akan digunakan.

"Setelah bapak/ibu pegang SK ini, agar betul-betul digunakan untuk kegiatan ekonomi yang produktif, tetapi juga ramah lingkungan. Ini penting yang kedua tadi. Jangan sampai sudah dapat SK ini, kemudian dipindahtangankan ke orang lain. Hati-hati. saya ikuti, meskipun dari Jakarta, saya bisa ikuti ini," ungkap Jokowi.

Jokowi menuturkan lahan tersebut bisa ditanami dengan tanaman yang bisa membantu perekonomian masyarakat. Sebab di setiap daerah memiliki jenis tanah yang berbeda-beda. Tidak hanya bercocok tanam, lahan tersebut juga bisa dijadikan ekowisata. Sebab di beberapa daerah juga sudah mengembangkan bisnis ekowisata.

"Juga terkait agrosilvopastoral, ini juga, kemudian bisnis bio-energy, juga bisnis hasil hutan bukan kayu. Bapak Ibu bisa pilih yang cocok sesuai provinsi dan wilayah masing-masing, dan juga bisnis industri kayu rakyat. Banyak yang tanam, entah sengon, atau akasia, silakan," kata Jokowi.

Baca juga:
Presiden Jokowi bagikan 1.387 Sertifikat Tanah untuk Warga Batam
Presiden Jokowi Serahkan 584.407 Sertifikat Tanah ke 26 Provinsi
Jokowi Bertemu Pegiat Reforma Agraria Bahas Solusi Sengketa Tanah
Jokowi: Dalam Lima Tahun Saya Sudah Bagikan Langsung 2,4 Juta Sertifikat
Jokowi Ungkap Alasan Selalu Bagikan Sertifikat Setiap Kunker
Jokowi Targetkan di 2025 Seluruh Bidang Tanah di Indonesia Sudah Tersertifikat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini