Jokowi: APBN dan APBD Harus Dibelanjakan Untuk Kepentingan Rakyat

Rabu, 25 November 2020 11:19 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jokowi: APBN dan APBD Harus Dibelanjakan Untuk Kepentingan Rakyat Jokowi Hadiri KTT G-20 Secara Virtual. ©2020 Merdeka.com/Muchlis Jr-Biro Pers Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para menterinya kerja lebih cepat dalam kondisi krisis. Dia ingin kinerja menterinya berdampak pada pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

"Kita harus bekerja lebih cepat dalam kondisi krisis, semangat auranya berbeda semuanya sudah sering saya sampaikan pindah channel ke extraordinary agar berdampak dan memberikan daya ungkit pada pertumbuhan ekonomi," katanya saat Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2021, di Istana Negara, Rabu (25/11).

Dia meminta kepada menteri, kepala daerah dan kepala lembaga agar melakukan reformasi anggaran. Tujuannya, untuk bisa menggerakkan ekonomi baik nasional dan daerah.

"Manfaatkan APBN dan APBD dengan cermat, efektif dan tepat sasaran seluruh rupiah di APBN dan APBD harus betul-betul dibelanjakan untuk kepentingan rakyat," jelasnya.

Jokowi menjelaskan, dalam menghadapi ketidakpastian saat ini fleksibilitas dalam menggunakan anggaran sangat penting. Dia menegaskan, tugas utama adalah memecahkan masalah di bawah.

"Memecahkan masalah masyarakat dan membantu rakyat dan kehati-hatian, transparansi, akuntabilitas itu menjadi bagian integral dalam pelaksanaan APBN dan APBD," pungkasnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini