Jokowi Akui Pembatasan Aktivitas dan Mobilitas Timbulkan Banyak Kesulitan

Senin, 26 Juli 2021 12:53 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Akui Pembatasan Aktivitas dan Mobilitas Timbulkan Banyak Kesulitan Jokowi Tinjau Kesiapan Rusun Pasar Rumut sebagai Tempat Isolasi. ©Istimewa

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui dengan adanya pembatasan aktivitas masyarakat dalam penangan pandemi Covid-19 menimbulkan kesulitan di masyarakat. Sebab itu, kata dia, pemerintah bergerak cepat membantu masyarakat untuk memberikan bantuan sosial.

"Pemerintah menyadari bahwa berbagai pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat di masa pandemi pasti menimbulkan banyak kesulitan. Karena itu pemerintah bergerak cepat membantu masyarakat mempercepat penyaluran bantuan sosial, dan perlindungan sosial untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat," ungkapnya saat memberikan arahan di milad ke-46 MUI dalam siaran virtual, Senin (26/7).

Dia juga mengatakan pemerintah telah bekerja keras mengerahkan seluruh aparat dan sumber daya dalam rangka mengatasi pandemi saat ini. Tetapi, kata dia, upaya pemerintah saja tidak cukup.

"Bahkan jauh dari cukup, dukungan, kesadaran dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat berperan penting untuk mengatasi pandemi," bebernya.

Sebab itu, Jokowi berharap di milad MUI pada 2021 ini bisa menjadi momentum untuk menghimpun dan menyatukan seluruh energi umat Islam. Sehingga bisa membangun kekuatan kolektif untuk saling bantu dan mendukung.

"Berjuang bersama, ikhtiar bersama untuk mewujudkan kemenangan dalam menghadapi pandemi ini. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala memudahkan ikhtiar kita dalam membangun Indonesia maju yang kita cita-citakan. amin amin ya rabbal alamin," pungkasnya. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini