Jokowi akan Terbitkan Inpres Pembangunan Jalan Daerah

Rabu, 25 Januari 2023 16:24 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Jokowi akan Terbitkan Inpres Pembangunan Jalan Daerah Jokowi Resmikan Tol Layang Jakarta-Cikampek. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerbitkan instruksi presiden (inpres) sebagai petunjuk pelaksanaan kebijakan pembangunan jalan daerah. Hal itu berdasarkan hasil rapat terkait percepatan pembangunan jalan daerah yang dipimpin oleh Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka, Jakarta.

"Tadi telah diputuskan akan ada inpres untuk jalan daerah yang ruas-ruas jalannya tentu akan diputuskan bersama, dalam hal ini leading sector nya adalah Kementerian PUPR," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional /Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa usai rapat bersama Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (25/1).

Suharso menjelaskan, hanya sekitar 42 persen dari 480 ribu kilometer jalan kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang saat ini dikategorikan dalam kondisi mantap. Oleh karena itu, pemerintah akan membantu membangun jalan daerah yang berstatus tidak mantap hingga mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 65 persen pada tahun 2024 mendatang.

"Kita akan memulai dengan membantu sekitar hampir 9 ribuan kilometer jalan dari yang diusulkan kira-kira sekitar 32.000 kilometer," ungkap Suharso.

2 dari 2 halaman

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menuturkan, sejak April 2022 lalu pemerintah telah menyiapkan inpres yang di dalamnya terdapat rincian prioritas jalan daerah. Menurutnya, jalan daerah yang diprioritaskan adalah jalan yang terhubung dengan kawasan-kawasan industri.

"Kita putuskan waktu itu inpresnya supaya kita tahu persis jalan-jalan nasional, jalan provinsi, kabupaten/kota ini yang prioritasnya yang menuju ke kawasan-kawasan industri," ucap Basuki.

Basuki menjelaskan, melalui inpres tersebut, Presiden Jokowi ingin agar pemerintah pusat dapat membantu percepatan perbaikan jalan-jalan daerah. Kata dia, Jokowi tak ingin perbaikan jalan daerah yang menjadi prioritas terhambat karena anggaran terbatas.

"Dulu ada yang (bawa) jeruk sampai sini, itu karena tidak ditangani dengan baik karena anggaran, bukan enggak ada prioritas. Tapi memang anggarannya infrastuktur ini mahal, (anggaran) kabupaten/kota terbatas," tutur Basuki.

Basuki melanjutkan, Presiden Jokowi telah menginstruksikan jajarannya untuk mempersiapkan anggaran percepatan perbaikan jalan daerah sebesar Rp32,7 triliun. Anggaran itu telah melalui proses evaluasi agar tidak tumpang tindih dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah dialokasikan.

"Anggarannya tadi diusulkan dan disepakati Rp32,7 triliun," ucap Basuki. [lia]

Baca juga:
Tak Ada Jembatan, Warga Pedalaman Bojonegoro Angkat Motor Lewati Sungai
Update Terbaru Proses Pembangunan Gedung DPR dan Istana Presiden di Ibu Kota Baru
Belum Laku Dilelang, Rp660 Miliar Dana Pembangunan IKN Nusantara Masih Parkir di PUPR
Erick Thohir: Mimpi Besar Pemerintah Sambungkan Aceh Hingga Lampung
Kabar Terbaru Proyek Underground City Semarang, masih Usulan dan Butuh Dana Besar
Pembangunan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 3 Ibu Kota Baru Rampung

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini