Jokowi ajak tukang ojek, sopir kopaja & taksi makan siang di Istana

Selasa, 1 September 2015 12:37 Reporter : Muhammad Sholeh
Jokowi ajak tukang ojek, sopir kopaja & taksi makan siang di Istana Jokowi terima PM Timor Leste di Istana. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) makan siang bersama tukang ojek, sopir mikrolet, kopaja dan taksi. Sebagian ruang Istana Negara disulap dan diisi meja bundar berderet 3 baris. Satu baris berisi 6 meja dan satu meja diduduki 6-7 orang.

Ketua Paguyuban Ojek yang berasal dari Tebet, Rafiq, mengaku bangga sekali bisa masuk ke Istana dan makan bersama dengan Presiden. Dirinya baru mengetahui diundang makan bersama Presiden pagi tadi.

"Saya di Tebet, ada Pak Udin dari Menteng mungkin orang Istana, dia menanyakan kami. Kata dia, kalian diundang. Bertemu dengan Bapak. Saya enggak tau bapak siapa? ternyata bapak Presiden," kata Rafiq menceritakan di Istana, Jakarta, Selasa (1/9).

Dirinya bersama 14 orang lainnya mengaku terhormat bisa duduk di Istana dan makan siang bersama Presiden. Tak lupa, mereka juga mengenakan jaket berwarna hijau bertuliskan GO-JEK.

"Kami tadi juga habis narik, terus ke sini," celetuk teman lainnya.

Kepada Presiden, Rafiq ingin menyampaikan unek-uneknya. Di antaranya, jangan sampai sesama tukang ojek melakukan intimidasi dan membeda-bedakan antara ojek pangkalan dan GO-JEK.

"Kita sampaikan keadaan yang kita alami, bagaimana selalu terintimidasi legal atau tidak," jelas Rofiq yang berprofesi Gojek ini.

Di tempat yang sama, salah satu sopir Kopaja 602 yang turut hadir dalam makan siang ini mengaku tak mengira jika dirinya bisa masuk ke Istana. Apalagi bisa makan siang bersama Presiden.

"Enggak pernah kepikir makan bareng dan masuk istana. Tadi tahu diundang jam 09.00 WIB, awalnya tadi narik," katanya. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini