Jokowi Ajak Berdamai dengan Corona, Arah Kebijakan Pemerintah Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2020 10:58 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Ajak Berdamai dengan Corona, Arah Kebijakan Pemerintah Dipertanyakan Jokowi Pimpin Rapat Kabinet Paripurna Perdana di Istana. ©2019 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak masyarakat hidup berdamai dengan Covid-19 atau virus Corona. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pernyataan Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menimbulkan tanda tanya mengenai arah kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19.

"Wacana tersebut menimbulkan hal kemana sebenarnya arah kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19?" kata Kepala Bagian Dukungan Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM Mimin Dwi Hartono dalam pesan singkat Sabtu (23/5).

Pernyataan Jokowi berbeda dengan kebijakan pemerintah yang disampaikan sebelumnya. Pemerintah mengajak masyarakat untuk perang melawan Covid-19.

"Sehingga muncul dugaan, apakah pemerintah sudah menyerah dan tidak mempunyai kemampuan dan kemauan untuk menangani Covid-19?" ucap Mimin.

Dia menjelaskan pernyataan mantan Wali Kota Solo tersebut berbanding terbalik dengan ancaman dan dampak dari pandemi saat ini. Yaitu hak masyarakat untuk hidup, sosial hingga ekonomi.

"Wacana berdamai dengan Covid-19 berkebalikan dengan ancaman dan dampak Covid-19 atas hak masyarakat untuk hidup, hak atas kesehatan, dan hak sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak olehnya secara masif dan meluas," jelas Mimin.

Baca Selanjutnya: Ajakan Berdamai dengan Corona...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini