Jogo Santri, Kepedulian di Tengah Pandemi Covid-19 di Cilacap

Senin, 19 Oktober 2020 05:05 Reporter : Merdeka
Jogo Santri, Kepedulian di Tengah Pandemi Covid-19 di Cilacap Pondok Pesantren di Cilacap. ©2020 liputan6.com

Merdeka.com - Angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Cilacap meroket setelah munculnya kluster pondok pesantren. Hingga Sabtu pukul 10.00 WIB, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai angka 534. Jumlah ini turun dari yang sehari sebelumnya yang mencapai 618 kasus.

Kepala Dinkominfo Cilacap Wijaya menuturkan, pemerintah daerah menerapkan program Jogo Tonggo. Program ini mengandalkan solidaritas warga terhadap tetangga masing-masing, khususnya yang terpapar Covid-19.

Jika ada warga yang terkonfirmasi positif, maka Ketua RT mengajak tetangganya secara bergiliran membantu memenuhi kebutuhan penyintas Covid-19. Dengan demikian penyintas tak perlu keluar rumah selama menjalani isolasi mandiri sehingga bisa mencegah kontak dengan orang lain.

"Kalau di perumahan digilir yang ngasih makanan, kalau di desa keluarganya bergantian mengirimkan kebutuhan tanpa harus kontak langsung," ucapnya.

Upaya sama juga diterapkan di pondok pesantren dengan istilah Jogo Santri. Antarpondok pesantren berbagi informasi dan kiat menjaga lingkungan pondok bebas wabah. Pemerintah daerah dan organisasi keagamaan menjadi fasilitator dan jembatan komunikasi.

"Jogo Santri sama dengan Jogo Tonggo hanya saja di lingkungan pondok pesantren," kata Wijaya.

Reporter: Rudal Afgani Dirgantara
Sumber: Liputan6.com [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini