JK nilai korupsi menjamur karena tak ada teladan dari pimpinan

Kamis, 31 Oktober 2013 02:08 Reporter : Muhammad Sholeh
JK nilai korupsi menjamur karena tak ada teladan dari pimpinan Jusuf kalla. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menjamurnya korupsi di birokrasi pemerintahan dan DPR menjadi keprihatinan tersendiri bagi Bangsa Indonesia yang dikenal sebagai negara kaya 'gemah ripah loh jinawi'. Selain penegakan hukum yang mandul dan lemah, salah satu faktor yang menjadi penyebab utama terjadinya korupsi adalah minimnya teladan dari sosok pimpinan.

"Harus ada teladan dari pemimpin, perbaiki sistem dan hukum harus tegas," kata mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, di Studio Orange Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (30/10).

Apa yang disampaikan Kalla tentang korupsi yang melanda bangsa ini tidak jauh berbeda dengan Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto. Capres yang berpasangan dengan Hary Tanoe itu menegaskan, tidak ada contoh dari pimpinan untuk tidak korupsi.

"Ya memang dari pendekatan itu ada tiga hal untuk kita lakukan. Masalah edukatif bukan tidak korupsi, tapi percontohan tapi pimpinan puncak untuk terlepas dari korupsi. Kalau tegas di bawahnya takut korupsi," jelas Wiranto.

Kemudian, lanjut Wiranto, moralitas orang itu sendiri juga berpengaruh terhadap tindak pidana korupsi.

"Moralitas, melanggar undang-undang dalam agama, kekuatan spiritualnya rendah, antara kebutuhan nafsu kebutuhan gak seimbang," jelas Wiranto.

Lain halnya dengan apa yang disampaikan Mantan Ketua MK, Mahfud MD. Menurut Mahfud, praktik korupsi marak terjadi lantaran adanya kongkalikong antara birokrasi pemerintah dengan DPR.

"DPR menentukan jenis anggaran dan proyeknya jadi tawar-tawaran kalau proyek ini. Dulu korupsi di hilir, setelah anggaran sudah ditetapkan. Tapi sekarang sudah sejak penyusunan (anggaran), kongkalikong tender dan lainnya," jelas Mahfud di tempat yang sama. [did]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Korupsi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini