JK: Kumpul koin untuk Australia bentuk emosi masyarakat

Senin, 23 Februari 2015 13:55 Reporter : Sri Wiyanti
JK: Kumpul koin untuk Australia bentuk emosi masyarakat KAMMI Aceh kumpulkan koin protes Australia. ©2015 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai aksi kumpul koin untuk Australia dan gali kubur untuk 2 warga negara Australia yang akan dieksekusi mati dalam waktu dekat, merupakan bentuk luapan emosi akibat pernyataan Perdana Menteri Australia, Tony Abbott.

Abbott mengungkit bantuan Australia untuk Indonesia saat Aceh tertimpa bencana tsunami, sebagai upaya negosiasi agar 2 warganya tidak dieksekusi mati oleh otoritas Indonesia.

"Ya itu rasa emosi masyarakat, karena itu sebagai bantuan kemanusiaan kok disampaikan," ucap JK di kantornya, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (23/2).

JK menegaskan, bantuan untuk tsunami Aceh merupakan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan dari berbagai pihak.

"Bantuan itu kan dikumpulkan oleh masyarakat, tentu sebagian besarnya seperti PMI, masyarakatnya, anak sekolah tentu ada juga dari pemerintah, pasti," ucap JK.

Selain itu, lanjut JK, aksi kumpul koin pernah dilakukan masyarakat Indonesia saat WNI terancam hukuman mati di Arab Saudi.

"Dulu kan waktu mau di hukum mati yang di Saudi, mau dibayar Rp 20 miliar kan, masyarakat kan juga kumpulkan duit, sama saja," imbuh JK.

JK menegaskan, pemerintah Indonesia dengan Australia tidak menjalin komunikasi terkait rencana eksekusi mati 2 anggota jaringan narkoba 'Bali Nine' tersebut. "Nggak, nggak. Kita tidak menjalin komunikasi," tutur JK. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini