JK Ingatkan Masyarakat Harus Siap Jika Terjadi Gelombang 3 Covid-19

Selasa, 16 November 2021 14:56 Reporter : Intan Umbari Prihatin
JK Ingatkan Masyarakat Harus Siap Jika Terjadi Gelombang 3 Covid-19 Jusuf Kalla dalam rapat webinar dengan seluruh pengurus DMI se-Indonesia. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK), mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar bersiap menghadapi kemungkinan terjadinya gelombang tiga pandemi Covid-19. Dia menjelaskan meski angka kasus Covid-19 sudah menurun namun juga harus bersiap apabila terjadi gelombang ketiga terlebih banyak yang memprediksi hal tersebut seperti negara lain.

"Indonesia saat ini sudah jauh menurun. Jika dilihat pada bulan Juni lalu itu 50 ribuan perhari dan sekarang rata-rata 500-an per hari atau turun hingga 99 persen. Namun kita juga masih bersiap apabila terjadi gelombang ketiga," kata JK di hadapan Duta Besar Kerajaan Belanja Mrs Ardi Stoios-Braken.

JK mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Utamanya jelang menghadapi libur natal dan tahun baru 2021. JK menilai saat ini pemerintah sudah bekerja dengan baik termasuk menyediakan fasilitas yang cukup. Namun semuanya tidak ada artinya jika tanpa diikuti kesadaran masyarakat.

"Sekarang yang utama kan dibutuhkan disiplin masyarakat karena pemerintah sudah bekerja dengan baik," bebernya.

JK juga menyebutkan, sejak dua tahun hidup dalam pandemi covid-19, Jutaan penduduk Indonesia sudah terkena. Bahkan 144 ribu lainnya meninggal dunia akibat virus tersebut. Di seluruh dunia, kata JK, lebih banyak lagi. Sebab itu JK mengajak semua bangsa dan Negara untuk bersatu melawan Covid-19.

"Karena covid tidak memandang negara, agama, suku dan dimana pun berada. Maka Hanya bisa diatasi dengan kerja sama internasional, kerjasama antara negara dan kerja sama dengan antara masyarakat dunia," bebernya.

Di tengah ancaman terjadinya gelombang tiga itu, JK bersyukur adanya bantuan dari Pemerintah Kerajaan Belanda tersebut. Adapun bantuan tersebut terdiri dari 5 juta masker, 2. 250.000 APD ruang isolasi, 200 ribu celemek medis dan 100 ribu kacamata pelindung. Dia juga menjelaskan bantuan tersebut menjadi salah satu modal Indonesia dalam menghadapi gelombang ketiga serta akan sangat bermanfaat untuk penanganan pandemi di Indonesia.

"Kita sangat berterima kasih dan bantuan ini selain untuk persiapan kita, juga akan dibagikan ke daerah-daerah yang membutuhkan, seperti ke Papua, Sulawesi, Maluku, Sumatera dan Jawa," ungkapnya. [eko]

Baca juga:
Menkes: Kita Perlu Tetap Waspada, Sebentar Lagi Libur Natal dan Tahun Baru
Kasus Covid-19 Jepang Capai Angka Terendah Setelah 17 Bulan
Gibran Klaim Sekolah di Solo Mulai Tertib Usai Mobilnya Ditinggal di SDN Nusukan
Populasi Rusa di AS Terinfeksi Covid dan Dikhawatirkan Menyebar ke Manusia
India Beri Izin Masuk Wisatawan Asing yang Telah Divaksinasi Penuh
Masyarakat Diminta Tetap Waspada Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19 di Akhir Tahun
Kasus Positif Naik di 126 Kabupaten/Kota, DPR Ingatkan Pandemi Covid Belum Selesai

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini