KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

JK: Harga kantong darah tak boleh lebih dari Rp 300 ribu

Minggu, 14 April 2013 13:59 Reporter : Mustiana Lestari

Merdeka.com - Kantong darah Palang Merah Indonesia (PMI) memang tak gratis. Ketua PMI Jusuf Kalla mewanti-wanti agar pihak Rumah Sakit tak menjualnya lebih dari harga yang ditetapkan PMI.

"PMI yang mengatur Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu untuk seluruh Indonesia. itu hanya mengganti ongkos saja itu kantongnya, penyimpanannya dan obat-obatannya itu saja. Kalau lebih rumah sakit yang tanggung jawab enggak boleh lebih," kata JK di acara donor darah Jakarta Golf Club, Jakarta, Minggu (14/4).

Selain itu, JK menambahkan PMI tidak memperbolehkan pribadi membeli kantong darah langsung ke PMI.

"Masyarakat tidak ambil darah yang meminta darah itu rumah sakit bukan orang. Kalau dia mau minta darah harus bawa surat dari kepala RS. Tidak ada pribadi yg minta darah. PMI itu melayani rumah sakit," lanjutnya.

JK tidak menutup kemungkinan orang miskin untuk mendapatkan darah gratis. Tentunya biayanya harus ditanggung Pemda atau rumah sakit bukan PMI.

"Siapa yang ongkosin PMI (kalau gratis). Masyarakat itu gratis tapi siapa yang mengongkosi itu semua. Apakah itu marketingnya, asuransinya atau Pemdanya bagi masyarakat miskin semua bebas," tutupnya. [ian]

Topik berita Terkait:
  1. PMI
  2. Jusuf Kalla

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.